PT BKMS di Gresik Latih Masyarakat Sekitar dengan Keterampilan Menjahit dan Service AC 
Dyan Rekohadi February 07, 2026 01:32 AM

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) menyalurkan bantuan alat wirausaha senilai Rp 425 juta kepada masyarakat sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jumat (6/2/2026). 

Kegiatan tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha mandiri, meningkatkan produktivitas dan memperkuat ekonomi masyarakat sekitar KEK Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Gresik. 

Baca juga: Satgas Pangan Polres Gresik Pastikan Stok Aman dan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Ramadan 1447 H

Direktur HR & Logistik PT BKMS, Agung P. Guritno mengatakan, program pelatihan dan bantuan peralatan kerja merupakan wujud nyata komitmen perusahaan untuk mendorong peluang kerja dan kemandirian ekonomi warga sekitar KEK JIIPE. 

Ia mengapresiasi partisipasi masyarakat, Pemerintah Desa, dan Sekolah yang terlibat ikut dalam tanggung jawab sosial perusahaan / Corporate Social Responsibility (CSR). 

“Ini merupakan bagian dari komitmen CSR kami, untuk mendorong peluang kerja dan kemandirian ekonomi bagi warga sekitar kawasan JIIPE. Bantuan paket alat jahit dan penunjang teknisi AC ini, kami harapkan dapat meningkatkan pemberdayaan serta kesejahteraan masyarakat,” kata Agung kepada wartawan. 

Lebih lanjut Agung menambahkan, setelah pelaksanaan dan pemberian peralatan, para tenant di KEK untuk berkolaborasi dalam program lanjutan, termasuk pengembangan jenis pelatihan baru yang relevan dengan kebutuhan pasar. 

“Ke depan, pelatihan bisa dikembangkan ke bidang lain seperti e-commerce dan pemasaran digital, agar ekonomi desa semakin produktif. Harapannya, mampu membuka peluang usaha mandiri, meningkatkan produktivitas dan memperkuat ekonomi masyarakat di sekitar KEK Gresik," katanya.

 

Link and Match antara Dunia Pendidikan dan Industri

 

Sementara, Kepala Balai Diklat Industri Surabaya, Wido Eko Wardiono mengatakan, pelatihan ini menjadi jawaban atas tantangan industri yang menuntut kecepatan adaptasi terhadap ekosistem yang dinamis. 

Sehingga, konsep link and match antara dunia pendidikan dan industri melalui pelatihan kompetensi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja.

“Pelatihan ini membekali peserta dengan kompetensi berstandar nasional BNSP serta peralatan kerja sebagai stimulus. Pesertanya beragam, dari usia SMP hingga 50 tahun, sehingga bisa terlibat langsung dalam rantai pasok industri,” kata Wido Eko Wardiono.

 

Bagi Paket Peralatan Kerja


Pada penutupan kegiatan pelatihan, PT BKMS menyerahkan paket peralatan kerja sebagai stimulus wirausaha agar peserta dapat langsung mempraktikkan langsung ilmu yang diperoleh. 

Untuk bidang menjahit, diserahkan 11 unit alat jahit.

Mulai mesin jahit lockstitch dan obras, obeng, gunting, gunting benang, benang jahit serta obras, spool, jarum jahit, plastik kemasan, sepatu jahit, sekoci, meteran, kapur jahit, hingga oli mesin. 

Sementara bidang teknisi AC, disalurkan 20 paket peralatan.

Antara lain, tang kombinasi, kunci L set, kunci inggris, manifold gauge, tang ampere, thermometer, pompa cuci AC, plastik cuci AC dan kain lap. 


Diketahui, PT BKMS pengelola KEK JIIPE Gresik melaksanakan program tersebut untuk warga Ring 1. Hal itu sebagai sebagai bagian dari komitmen perusahaan.

Sebanyak 40 peserta mengikuti pelatihan yang terbagi dalam dua bidang, yakni teknisi perawatan dan servis pendingin udara (AC) serta menjahit. 

Peserta berasal dari 8 desa dan 3 sekolah di sekitar KEK Gresik. Yaitu Desa Manyarejo, Manyar Sidomukti, Manyar Sidorukun, Karangrejo, Banyuwangi, Bedanten, Kramat dan Leran, serta dari SMK Yasmu Kecamatan Manyar, SMA Yasmu Kecamatan Manyar dan SMK As Sa’adah, Kecamatan Bungah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.