Keluar dari Zona Nyaman, Maudy Koesnaedi Menikmati Musikal Paling Ringan dan Fun di Bukan Cinta Galih/Ratna
Gemma Ramadhina Zaneta February 07, 2026 09:34 AM

Grid.ID - Aktris Maudy Koesnaedi turut memeriahkan panggung drama musikal Bukan Cinta Galih/Ratna bersama Yessy Gusman dan para pemeran lainnya. Dalam musikal ini, Maudy berperan sebagai Wulan Dewasa.

Wulan digambarkan sebagai sahabat dekat Ratna dan Lili yang tergabung dalam satu geng. Ketiga karakter tersebut hadir dalam dua fase kehidupan, yakni masa muda dan masa dewasa.

Berbagi panggung dengan para pemain muda menjadi pengalaman tersendiri bagi Maudy Koesnaedi. Ia mengaku justru merasa nyaman dan menikmati proses kreatif tersebut.

"Seneng banget sih, karena memang di Teater Abang None juga kan sebagian besar semua juga anak-anak muda. Jadi buat aku nggak sesuatu yang aneh gitu, dan menyenangkan. Kebetulan juga para juniornya di sini juga termasuk yang manis-manis gitu lho," ujarnya saat berada di kawasan Cikini, Jakarta Pusat pada Jumat (6/2/2026).

Maudy menilai peran dalam musikal ini sangat berbeda dari karakter-karakter yang biasa ia perankan sebelumnya. Nuansa cerita yang lebih ringan menjadi tantangan baru baginya.

"Sebenarnya buat aku agak berbeda. Selama ini kalau aku di panggung teater kan ya kalau nggak wayang orang jadi Dewi Kunti lagi, terus monolog misalnya pahlawan-pahlawan, terakhir kan jadi Nyai Ageng Serang lah, jadi Ibu Lasminingrat dari Garut, tokoh-tokoh gitu lho yang lumayan cukup serius gitu," jelasnya

"Terus di Bukan Musikal Cinta Galih/Ratna ini tuh tiba-tiba aku yang mesti nari-nari gitu lho. Yang choreo gitu, yang beneran full lagu tuh yang aku nggak pernah, nggak pernah sih musikal yang ikutan nari-nari banget gitu," lanjutnya

Pengalaman tersebut membuat Maudy harus menyesuaikan diri dengan konsep musikal yang lebih modern. Ia pun membandingkannya dengan pertunjukan tradisional yang pernah ia jalani.

"Kalau wayang orang sih kan ya nari, tapi kan tari Jawa ya gitu. Terus dialognya juga pakai bahasa Jawa atau bahasa Indonesia dan ceritanya ya lumayan banyak tradisinya deh gitu. Nah ini tuh nge-pop banget gitu lho. Jadi buat aku tuh kayak pertama kali terus aku yang, 'Wow, aku nari nih!' Gitu tuh kayak bisa nggak ya?" Katanya.

Selain tantangan artistik, wanita berusia 50 tahun ini juga sempat menghadapi kendala waktu latihan. Kesibukan keluarga membuatnya harus absen latihan cukup lama di akhir tahun.

"Dan memang kemarin juga terbenturnya karena jadwal di akhir tahun aku biasanya pulang kampung mendampingi keluarga suamiku, jadi absen latihan sebulan tuh. Jadi pulang-pulang udah Januari udah tinggal bentar, tiba-tiba udah mau pentas. Jadi lumayan ngejar choreo sama tambahan-tambahan adegan," tuturnya.

Meski demikian, Maudy justru merasakan kesan mendalam dari pengalaman barunya tersebut. Ia menyebut musikal ini sebagai pengalaman pertama yang sangat menyenangkan.

"Ini malah jadi buat aku jadi kayak pengalaman musikal pertama yang fun banget ya menurut aku. Karena biasanya serius terus gitu," lanjutnya

Kecintaannya pada dunia panggung membuat Maudy selalu terbuka terhadap berbagai bentuk pementasan. Ia menikmati setiap proses, apa pun genre dan konsepnya.

"Aku selalu seneng sih diajak keterlibatan dalam pementasan dalam bentuk apa pun. Maksudnya mau monolog, mau wayangan, mau apa pun aku tuh seneng gitu sebenarnya karena emang menikmati panggung banget gitu ya," ujarnya.

Drama musikal Bukan Cinta Galih/Ratna pun menjadi ruang eksplorasi baru baginya. Pertunjukan ini memberinya kesempatan untuk tampil lebih bebas dan berbeda

"Cuman yang di sini tuh kayak beda gitu, light, ringan, terus ada adegan disko gitu. Terus kayak aku bisa, 'Hore, aku bisa menjadi bukan diriku sendiri gitu!'. Aku berusaha keluar seperti yang bukan Zaenab, bukan Maudy, bukan apa pun yang selama ini pernah aku jalanin gitu," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.