BANJARMASINPOST.CO.ID - Bursa transfer pemain dan pelatih kompetisi sepak bola Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026, resmi ditutup pada Jumat (6/2/2026) sejak dibuka pada Sabtu (10/2/2026).
PS Barito Putera yang saat ini di posisi kedua klasemen sementara Grup 2 atau Grup Timur,
sukses mendaratkan pemain keempat.
“Rekrutan terakhir Laskar Antasari telah mendarat di Bumi Lambung Mangkurat. Selamat datang, Roni Sugeng!” tulis akun Instagram @psbaritoputeraofficial, Jumat malam (6/2/2026).
Baca juga: Persipura Panaskan Mesin Jelang Lawan Barito Putera, Harga Tiket Laga Uji Coba Rp 200 Ribu
Unggahan disertai video singkat itu langsung disambut suporter Barito Putera pengikut akun tersebut.
“pemain bagusss,” ucap akun @lordamam.jagin.
“Pemain uniq,” timpal akun @ahmad_nufiandani.
Sosok Roni Sugeng (27) tampak asing bagi sejumlah pendukung Barito Putera.
Bisa dimaklumi karena pria bertinggi 170 cm ini sebelumnya berkiprah di Grup 1 atau Grup Barat.
Roni Sugeng bermain untuk FC Bekasi City yang saat ini menduduki posisi ke-4 klasemen sementara.
Tim berjulukan Black Horse atau Kuda Hitam itu kumpulkan poin 27 dari 18 laga.
Mereka di bawah Sumsel United (poin 31), Adhyaksa FC (33) dan pemuncak klasemen Garudayaksa (34).
Selama berkostum FC Bekasi City, Roni Sugeng yang seorang gelandang serang hanya tampil pada 7 laga tanpa gol dan assists.
Sebelumnya pada Liga 2 musim 2024-2025 Roni Sugeng membela PSMS Medan dan turun pada 21 pertandingan.
Era terbaik Roni Sugeng saat bersama Persikabo 1973.
Pada Liga 1 2023-2024, dia sumbangkan 4 gol dalam 34 penampilan.
Dari beberapa komentar suporter Barito Putera, ada satu yang menarik, walaupun hanya prediksi ‘cocokologi’.
“Pokoknya kalo ada nama Sugeng nya biasanya lolos ke liga 1 kaya dahulu th 2012 ada sugeng wahyudi lolos barito ke liga super juara malah,” tutur akun @julivaesa.
Sekadar kilas balik, Barito Putera jadi kampiun Liga Divisi Utama musim 2011-2012.
Pada partai final di Stadion Manahan, Solo, Minggu malam (8/7/2012), Laskar Antsari kalahkan Persita Tangerang dengan skor 2-1.
Gol pertama Barito Putera dicetak striker Sugeng Wahyudi pada menit ke-30.
Di babak kedua, playmaker Sackie Doe menambah keunggulan jadi 2-0 pada menit ke-59.
Pemain asal Liberia itu mengoversi umpan dari Nehemia Solosa, kakak Boaz Solossa.
Pada menit ke-68, Persita berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Ade Jantra Lukmana.
Skor akhir 2-1 untuk Barito Putera yang saat itu dilatih Salahudin.
(Banjarmasinpost.co.id/mulyadi danu saputra)