Jika disimpan terlalu lama dan dengan cara kurang tepat, alpukat yang sudah dipotong akan mudah berubah warna. Namun ada cara mudah membuatnya tetap awet dan segar, yaitu dengan disimpan bersama bahan ini.
Alpukat merupakan buah yang enak dan bermanfaat. Buah ini juga serbaguna karena bisa dimakan utuh, diolah menjadi jus, smoothies, bahkan menjadi saus yang sering disebut sebagai guacamole.
Sayangnya buah ini mudah berubah warna menjadi cokelat, terutama setelah dipotong. Hal tersebut disebabkan karena reaksi enzim polifenol oksidase (PPO) dan senyawa fenolik dalam daging buah saat terpapar oksigen di udara.
Banyak orang telah mencoba berbagai metode untuk mengawetkan alpukat, mulai dari menggunakan pembungkus makanan, menambah jus lemon, dan lain sebagainya. Namun ada satu cara yang lebih ampuh untuk membuat alpukat tidak berubah warna sekaligus meningkatkan cita rasanya.
Dilansir dari mirror.co.uk (1/2), Serious Eats melakukan pengujian ekstensif untuk menentukan teknik mana yang paling efektif menjaga penampilan alpukat. Mereka pun menemukan jika perasan jeruk nipis adalah yang terbaik.
Mungkin jeruk nipis sama-sama memberikan sentuhan rasa asam seperti jus lemon. Namun jeruk nipis lebih unggul karena mampu meningkatkan rasa alami alpukat.
Alpukat lebih mudah berubah warna setelah dipotong, tetapi ada cara mudah membuatnya tetap awet. Foto: Getty Images/ginew
|
Penelitian dari Serious Eats mengungkap bahwa oksigen dapat menembus beberapa lapisan plastik pembungkus dan lapisan minyak pada alpukat. Hal inilah yang membuat alpukat berubah menjadi warna cokelat dengan tampilan yang menjadi kurang menarik.
Untuk menjaga warnanya tetap cerah dan rasanya segar hingga 48 jam, kamu bisa melapisinya dengan perasan jeruk nipis. Terutama jika kamu ingin mengolahnya menjadi guacamole.
Guacamole biasanya dibuat dengan cara menghancurkan alpukat. Tetapi hal tersebut justru merusak sel-sel tumbuhan di dalamnya, sehingga oksigen dapat berinteraksi dengan senyawa fenolik dan enzim polifenol oksidase (PPO).
Perasan jeruk nipis membuat alpukat tetap awet, tidak berubah warna, dan meningkatkan rasa alaminya. Foto: Getty Images/500px/Vitalina Rybakova
|
PPO ini mengubah senyawa fenolik menjadi kuinon, yang kemudian berpolimerisasi menjadi pigmen cokelat mirip melanin. Kandungan lemak tinggi dalam alpukat juga sedikit memperlambat reaksi ini, tetapi tidak menghentikanya.
Kalau punya alpukat yang sudah dikupas, kamu bisa memindahkannya terlebih dahulu ke wadah. Lalu kucuri dengan perasan jeruk nipis di permukaannya. Tutup rapat dengan plastik pembungkus atau masukkan ke dalam wadah kedap udara untuk mengurangi paparan oksigen lebih lanjut.









