Warga di OKI Tak Perlu Khawatir, LPG 3 Kg Dipastikan Melimpah Hingga Usai Idul Fitri Mendatang
Slamet Teguh February 07, 2026 12:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Jelang ramadan, masyarakat di Ogan Komering Ilir (OKI) tak perlu resah dengan stok elpiji 3 Kg.

Pasalnya, ketersediaan elpiji di wilayah OKI dipastikan aman dan mencukupi kebutuhan rumah tangga. PT Sarana Agung Gas setiap harinya memasok sebanyak 16.800 tabung gas untuk warga.

Manager SPBE PT Sarana Agung Gas, M. Fathoni menegaskan masyarakat tidak perlu merasa khawatir atau melakukan panic buying. Ia menjamin bahwa alokasi gas elpiji, khususnya subsidi 3 kilogram, tetap terjaga selama bulan puasa.

"Bagi masyarakat jangan khawatir, stok elpiji subsidi 3 kilogram di seluruh wilayah OKI tetap terjaga selama bulan Ramadan hingga selesai lebaran," kata dia ditemui pada Sabtu (6/2/2026) pagi.

Dijelaskannya, terdapat total 14 agen gas yang tersebar 18 Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten OKI.

"Total pendistribusian setiap harinya kepada 14 agen yaitu 30 truk atau setiap truk berisikan 560 tabung (total 16.800 tabung) atau sekitar 45 ton gas," ujarnya.

Baca juga: Warga Resah, LPG 3 Kg di Lintang Empat Lawang Capai Rp 50 Ribu Pertabung, Potensi Naik Jelang Puasa

Baca juga: Jadwal dan lokasi Operasi Pasar Murah LPG 3 Kg di Martapura OKU Timur, Dijual Rp 19.500 per Tabung

Berkaca dari pola konsumsi tahun-tahun sebelumnya, pihak SPBE menyiapkan strategi untuk menghadapi lonjakan permintaan saat mendekati hari lebaran.

Meskipun saat awal ramadan pengisian masih berjalan normal, Fathoni menyebut bahwa Pertamina biasanya akan menambah kuota secara otomatis menjelang hari-hari besar.

"Kalau awal puasa ini jumlah pengisian seperti biasanya. Namun, jelang Idulfitri dan hari besar lainnya, terdapat penambahan kuota dari pihak Pertamina ke agen-agen. Maka, otomatis pengisian dari kami juga bertambah," ungkapnya.

Menurutnya selain mengandalkan PT Sarana Agung Gas, pasokan untuk wilayah OKI juga diperkuat dukungan distribusi dari SPBE beroperasi di Kabupaten Ogan Ilir, sehingga resiko kelangkaan bisa diminimalisir.

"Kami meyakini alokasi gas elpiji ke masyarakat tidak akan kekurangan. Karena selain pengisian SPBE Sarana Agung Gas ini, ada sebagian agen di Kabupaten OKI yang dapat support pendistribusian dari SPBE beroperasi di Kabupaten Ogan Ilir," terangnya.

Tidak hanya fokus pada kuantitas, pihak SPBE juga memperketat pengawasan kualitas dan keamanan tabung. Sebelum dilakukan pengisian, petugas secara rutin mengecek kondisi fisik tabung guna menghindari risiko kebocoran.

"Jika ditemukan tabung yang rusak atau bocor, akan langsung kita sisihkan untuk diserahkan ke Bengkel Perbaikan Tabung (BPT). Tabung rusak tersebut akan diganti dengan yang baru sebelum diisi kembali dan didistribusikan ke masyarakat," pungkasnya.

 

 

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.