TRIBUNJATIM.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat dampak akibat gempa bumi bermagnitudo 6,4 mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) dini hari.
Dari catatan BPBD Ponorogo menunjukkan 4 rumah rusak (dinding roboh), juga atap asbes dan rangka atap gudang ambruk sampai genting masjid melorot.
“Data final sampai tadi pagi ada kerusakan rumah, masjid maupun gudang akibat gempa yang berpusat di Pacitan,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Ponorogo, Masun, Sabtu (7/2/2026).
Masun merinci dampak gempa terjadi di rumah Misman (59) di Desa Nglewan, Kecamatan Sambit.
Di lokasi bangunan dapur ambruk. Pun atap bangunan kamar mandi ambruk.
Yang kedua rumah milik Paniem di Kelurahan Surodikraman, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.
Dimana bangunan tembok dapur, kamar tidur dan kamar mandi roboh.
Juga atap bangunan kamar mandi dan kamar tidur runtuh.
“Ini yang darurat karena mengakibatkan pemilik rumah mengungsi. Rumah tidak bisa ditempati,” urainya.
Kemudian di Desa Gombang, Kecamatan Slahung ada 2 rumah rusak akibat gempa Pacitan.
Adalah rumah milik Supi yang tembok rumah utama roboh. Kemudian rumah milik Muh Arif (50), dimana tembok rumah bagian kamar tidur roboh.
Di sisi lain, ada satu gudang penyimpanan yang atap asbes dan rangka atap gudang ambruk.
Gudang tersebut milik Lestari (47) di Desa Bogem, Kecamatan Sampung.
Baca juga: Nenek Paniem Warga Ponorogo Nyaris Tertimpa Tembok Rumah yang Runtuh Akibat Gempa Pacitan
Sementara itu beberapa genteng masjid di Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo dilaporkan melorot akibat gempa.
“Dari sekian yang terdampak kami rekomendasikan untuk Bu Paniem untuk mengungsi. Lantaran kalau tetap ditinggali sangat tidak layak,” katanya.
Masun mengaku pasca gempa BPBD Ponorogo menindaklanjuti pertama adalah asesment atau kajian cepat.
Pun melakukan koordinasi lintas sektor.
“Juga melakukan distribusi logistik ke warga terdampak. Paket sandang, kebersihan, lansia kit dan peralatan rumah tangga,” papar Masun kepada TribunJatim.com.
Selain itu, juga mengusulkan pemenuhan hak dasar bagi korban bencana berupa rumah hunian bagi korban yang rumahnya rusak berat.
“Yang kami usulkan itu rumah milik Paniem di Kelurahan Surodikraman, Kecamatan Ponorogo Kota,” pungkas mantan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) ini.
Baca juga: Jembatan Darurat Antar Dua Desa di Ponorogo Ambrol, Warga Terpaksa Putar Jalan 4 Kilometer
Diketahui gempa bumi bermagnitudo 6,4 mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) dini hari.
Berdasarkan akun X BMKG menyebutkan gempa magnitudo 6,4 pada Jumat (6/2/2026) pukul 01.06 WIB.
Lokasi 8.99 Lintang Selatan, 111,18 Bujur Timur. 90 kilometer Tenggara Pacitan Jatim, kedalaman 10 kilometer.
Walaupun pusat gempa di kabupaten dengan sebutan 70 Mile Sea Paradise, getaran juga terasa di Kabupaten Ponorogo.