Tiga Nelayan Situbondo Disambar Petir Saat Bersiap Melaut, Satu Orang Tewas
Haorrahman February 07, 2026 01:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Seorang nelayan tewas dan satu lainnya mengalami luka bakar akibat sambaran petir saat bersiap melaut di Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur,Jumat (6/2/2026) malam.

Insiden tersebut terjadi di pinggir pantai, tepat di dekat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) setempat. Saat itu, korban bersama delapan nelayan lain hendak berangkat melaut menggunakan kapal motor Mutiara.

Korban meninggal diketahui bernama Moh Lutfi Ansori (23), warga Desa Peleyan. Ia tewas di lokasi kejadian setelah tersambar petir. Sementara rekannya, Wafed, mengalami luka bakar, dan satu nelayan lainnya bernama Santoso selamat meski sempat terpental.

Baca juga: 43 Ribu Penerima BPJS Kesehatan di Situbondo Dinonaktifkan 

“Kejadian terjadi sekitar pukul 19.15 WIB. Saat itu korban Moh Ansor bersama sembilan nelayan lainnya akan berangkat melaut,” ujar Kapolsek Panarukan, AKP Harsono, Sabtu (7/2/2026).

Sebelum kapal berangkat, mesin kapal mengalami gangguan dan tidak bisa dinyalakan. Tiga nelayan, yakni Moh Ansor, Santoso, dan Wafed, kemudian berusaha memperbaiki mesin.

“Ketika mereka memperbaiki mesin, tiba-tiba turun hujan deras disertai petir yang menggelegar,” jelas mantan Kasi Propam Polres Situbondo tersebut.

Baca juga: Tembok Penahan Jalan di Situbondo Ambrol Timpa Rumah Warga

Sambaran petir itu menyebabkan ketiganya terlempar. “Akibatnya satu orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka bakar, dan satu lainnya selamat,” imbuhnya.

AKP Harsono menambahkan, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. “Korban hari ini sudah dimakamkan,” katanya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.