Berikut selengkapnya:
1. Pengakuan Saksi Kasus Dugaan Korupsi Dana Bantuan IsDB dan RMP ke Unsrat Manado
Kasus dugaan korupsi dana bantuan Islamic Development Bank (IsDB) dan Rupiah Murni Pendamping (RMP) di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado terus berproses.
Kasus tersebut sudah dalam tahap persidangan.
Sidang lanjutan kasus yang sudah ada 4 tersangka itu kembali digelar di Pengadilan Negeri Manado, Jumat (6/2/2026).
Pengadilan Negeri Manado terletak di Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Manado, Sulut, 30 menit dari pusat kota Manado.
Agenda sidang yaitu pemeriksaan alat bukti dan saksi dari Jaksa Penuntut Umum.
Ada dua saksi yang dihadirkan yaitu Dosen Fakultas Teknik Unsrat Reky Stenly Windah, dan Staff IT di Rektorat Unsrat Wemfrits Kristian Rumbayan.
Keduanya mengaku terlibat dalam proyek sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yaitu saat pembangunan pada 2017-2019.
Baca Selengkapnya KLIK INI
2. Ramai Dibicarakan Warga Ternyata Ini Penyebab Siswa SD Inpres Klabat Minut Belajar di Lantai Sekolah
Video yang memperlihatkan siswa SD duduk di lantai saat mengikuti pelajaran ramai beredar di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Peristiwa itu terjadi di SD Inpres Klabat, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Sekolah tersebut berada di wilayah Kelurahan Klabat, sekitar 20 kilometer dari Airmadidi, ibu kota kabupaten, dan kurang lebih 30 kilometer dari Kota Manado.
Dalam video yang dibagikan orangtuan salah satu siswa ke wartawan Tribunmanado.co.id. Indri Panigoro, Kamis 5 Februari 2026, tampak sejumlah siswa kelas VI mengenakan seragam batik dengan celana merah mengikuti pelajaran tanpa meja dan kursi, duduk langsung di lantai berubin putih.
Belakangan diketahui, kondisi tersebut terjadi karena ruang kelas mereka tengah menjalani proses perbaikan melalui program revitalisasi.
Akibatnya, meja dan kursi untuk sementara dipindahkan dari ruangan tersebut.
Peristiwa itu disebut terjadi pada Rabu, 4 Januari 2026, dan melibatkan 26 siswa kelas VI yang tetap masuk sekolah meski ruang belajar belum bisa digunakan secara normal.
Sejumlah orang tua siswa kemudian mendatangi sekolah setelah mengetahui anak-anak mereka belajar di lantai.
Salah satu orang tua, Farida, mengaku kecewa karena pekerjaan renovasi dinilai belum rampung meski anggaran disebut cukup besar.
Baca Selengkapnya KLIK INI
3. Kronologi dan Identitas Korban Penikaman di Karombasan Manado, Pelaku Bikin Ini usai Tikam Temannya
Insiden penyerangan dengan senjata tajam kembali terjadi di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
Peristiwa berdarah ini melibatkan dua orang yang merupakan rekan kerja.
Kejadiannya terjadi di lingkungan Kantor Perumda Pasar Pinasungkulan Karombasan, Kecamatan Wanea, Sulawesi Utara, Kamis (5/2/2026).
Lokasi berjarak sekitar 3 kilometer dari Pusat Kota Manado dengan estimasi waktu tempuh 12 menit.
Berikut adalah identitas dan kronologi penikaman di Karombasan Manado itu.
Identitas Korban dan Pelaku
Seorang pria berinisial JS alias Jembot diamankan aparat kepolisian setelah menikam JHP alias Junior (51).
Keduanya adalah teman kerjanya.
Baca Selengkapnya KLIK INI
(Tim TribunManado.co.id)