Program Wisata Rohani Pemkot Bandar Lampung, Eva Dwiana: Semua Agama Bunda Perhatikan
Reny Fitriani February 07, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pemerintah Kota atau Pemkot Bandar Lampung kembali melanjutkan program umrah gratis bagi warganya beragama muslim.

Sebanyak 500 jemaah direncanakan akan diberangkatkan setelah Lebaran Idul Fitri 2026.

Program tersebut diawali dengan kegiatan manasik umrah tahap pertama yang dibuka langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, di Aula Semergou, Gedung Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat (6/2/2026).

Sebanyak 350 calon jemaah umrah asal Kota Bandar Lampung mengikuti manasik sebagai bagian dari persiapan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci Mekkah pada tahun 2026.

Eva Dwiana mengatakan, program umrah gratis ini merupakan wujud komitmen Pemkot Bandar Lampung dalam meningkatkan kesejahteraan spiritual masyarakat.

Baca Juga Wali Kota Eva Dwiana Prioritaskan Jemaah Lansia dan Disabilitas pada Umrah 2026

Menariknya, program wisata rohani yang digagas Pemkot Bandar Lampung tidak hanya diperuntukkan bagi umat Islam.

Pemerintah kota juga memfasilitasi wisata rohani bagi pemeluk agama lain sebagai bentuk nyata menjaga kerukunan umat beragama.

"Untuk Kristen dan Katolik kita berangkatkan ke Semarang, kemudian untuk umat Buddha dan Hindu ke Bali. Itu diberangkatkan secara rombongan," ujar Eva Dwiana.

Ia menegaskan, perhatian Pemkot Bandar Lampung diberikan secara adil kepada seluruh umat beragama.

"Jadi tidak hanya umat Islam yang melakukan umrah, tetapi semua kerukunan umat beragama juga melakukan wisata rohani. Semua agama bunda perhatikan," katanya.

Eva Dwiana menekankan bahwa ibadah umrah bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan batin untuk meraih ridha Allah SWT.

Oleh karena itu, kegiatan manasik dinilai sangat penting bagi para calon jemaah.

"Melalui manasik ini, saya berharap bapak dan ibu dapat memahami tata cara pelaksanaan ibadah umrah, mulai dari rukun hingga sunnahnya, agar ibadah yang dijalankan sah dan sempurna sesuai syariat," ujarnya.

Selain pembekalan materi ibadah, Eva juga mengingatkan pentingnya membangun kebersamaan dan kekeluargaan antarjemaah selama berada di Tanah Suci.

"Semua jemaah asal Bandar Lampung adalah satu keluarga besar. Harus saling menjaga dan tolong-menolong," ucapnya.

Eva Dwiana juga meminta para jemaah untuk mempersiapkan kondisi fisik dan mental sejak dini, mengingat perbedaan cuaca dan lingkungan antara Arab Saudi dan Kota Bandar Lampung.

"Siapkan kesehatan fisik dan mental, karena kondisi di Tanah Suci tentu berbeda dengan Kota Tapis Berseri," katanya.

Tak lupa, Eva Dwiana berpesan agar para jemaah menjaga nama baik Indonesia dan Kota Bandar Lampung dengan menunjukkan akhlakul karimah, kesabaran, serta ketertiban selama menjalankan ibadah.

Ia juga menitipkan doa agar para jemaah mendoakan Kota Bandar Lampung di tempat-tempat mustajab.

"Doakan agar Kota Bandar Lampung selalu aman, damai, dan masyarakatnya semakin sejahtera," tutup Eva Dwiana.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus ) 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.