TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Direktur Teknik PSIS Semarang, Alfredo Vera, menegaskan bahwa kemenangan telak 9-0 atas UAD FC bukan menjadi tolok ukur utama dalam rangkaian Training Center (TC) di Yogyakarta.
Vera menyatakan fokus tim saat ini adalah mengobservasi kecocokan pemain dalam sistem taktik baru yang tengah dikembangkan menjelang kembalinya kompetisi pada pertengahan Februari mendatang.
"Terlepas dari hasil, kami tim pelatih ingin lebih mengobservasi dan menganalisis lagi pemain untuk kami terapkan di sistem yang sedang kami kembangkan," ujar Alfredo Vera usai laga uji coba di Yogyakarta, Sabtu (7/2/2026) sore.
Persiapan Menuju 15 Februari
Mantan pelatih Persipura Jayapura tersebut menekankan bahwa uji coba melawan tim Liga 4 ini merupakan bagian vital untuk mengumpulkan data performa individu.
Baca juga: Suntikan Tenaga Baru, PSIS Semarang Rekrut Tiga Pemain Sekaligus demi Lepas dari Papan Bawah
Hal ini dilakukan guna menentukan starting eleven terbaik sebelum laga krusial yang dijadwalkan pada 15 Februari 2026.
"Setidaknya kita punya data performa pemain untuk disiapkan menjelang pertandingan nanti," tambah Vera.
Jalannya Pertandingan: Dominasi Dua Lapis Skuad
Dalam laga tersebut, PSIS menunjukkan kedalaman skuad yang signifikan dengan menurunkan dua komposisi pemain yang berbeda di setiap babak:
Babak Pertama: Vera menurunkan kombinasi pemain naturalisasi dan asing seperti Otavio Dutra, Esteban Viscarra, dan Beto Goncalves.
Meski mendominasi, Laskar Mahesa Jenar hanya unggul tipis 1-0 melalui gol Beto Goncalves hasil assist Viscarra.
Babak Kedua: Masuknya pemain lapis kedua justru membuat serangan lebih bervariasi. Krisna Jhon menjadi bintang lapangan dengan memborong 5 gol, disusul sumbangan gol dari Ocvian Chanigio, M. Rio, dan Tegar Infantrie.
Baca juga: Warisan Kertas bagi Sang Leluhur: Kisah Ong Bing Hok Menjaga Tradisi Rumah Arwah di Gang Cilik
Agenda TC Yogyakarta
PSIS Semarang dijadwalkan masih akan menetap di Yogyakarta untuk melanjutkan agenda pemusatan latihan hingga Selasa, 10 Februari 2026.
Program ini diharapkan mampu menyempurnakan transisi permainan antara pemain senior dan pemain muda yang tampil impresif pada laga uji coba kali ini. (arl)