TRIBUNNEWS.COM - Tim beregu putra dan putri Indonesia mengawinkan medali perunggu Badminton Asia Team Championships 2026 (BATC) atau Kejuaraan Beregu Asia.
Kepastian tersebut didapat setelah tim beregu putra dan putri Indonesia kompak menelan kekalahan di babak semifinal BATC 2026 yang berlangsung di Qingdao Conson Gymnasium, China, Sabtu (7/2/2026).
Tim beregu putri Indonesia yang tampil lebih dulu kalah dari Korea Selatan dengan skor 1-3.
Satu-satunya poin kemenangan tim beregu putri Indonesia diraih Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Setelahnya kekalahan dialami Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Thalita Ramadhani Wiryawan, dan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Setelahnya, giliran tim beregu putra Indonesia yang harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor yang sama yakni 1-3.
Senada dengan Fadia dkk, hanya satu poin kemenangan yang mampu diraih tim beregu putra Indonesia, yakni lewat Moh Zaki Ubaidillah. Kemudian kekalahan dialami Muhammad Rian Ardianto/Leo Rolly Carnando, Prahdiska Bagas Shujiwo, dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Kekalahan membuat tim beregu putra dan putri gagal melaju ke final BATC 2026, puasa gelar pun berlanjut.
Baca juga: Hasil Akhir Semifinal BATC 2026: Raymond/Joaquin Gagal Sumbang Poin, Indonesia Kalah 3-1 dari Jepang
Beregu Putra (Jepang 3-1 Indonesia)
Beregu Putri (Indonesia 1-3 Korea Selatan)
Dalam sejarahnya, BATC pertama kali dihelat di Hyderabad, India, pada 2016 silam. Kala itu dimenangkan Indonesia (beregu putra) dan China (beregu putri).
BATC diselenggarakan dua tahun sekali, sekaligus sebagai ajang kualifikasi menuju Piala Thomas dan Uber.
Tim beregu putra yang finis sebagai semifinalis BATC akan otomatis tampil di Piala Thomas.
Begitu juga dengan tim beregu putri, semifinalis BATC berhak tampil di Piala Uber.
Piala Thomas dan Uber 2026 nantinya bakal digelar 24 April hingga 3 Mei di Forum Horsens, Horsens, Denmark.
Jika ditarik ke belakang, tim beregu putra Indonesia mempunyai catatan prestasi yang lebih menterang ketimbang tim beregu putri.
Tim beregu putra Indonesia bahkan masih menjadi yang paling sering juara dengan tiga kali meraih medali emas, yakni edisi 2016, 2018, dan 2020.
Namun pada dua edisi terakhir, tim beregu putra Indonesia mengalami penurunan prestasi.
Pada BATC 2022, tim beregu putra Indonesia hanya meraih medali perak.
Bahkan pada BATC 2024, tim beregu putra Indonesia hanya mampu finis di babak perempat final.
Sementara untuk tim beregu putri Indonesia, srikandi Merah Putih baru sekali menjadi kampiun BATC tepatnya pada edisi 2022.
Kemudian pada BATC 2024, tim beregu putri Indonesia meraih medali perunggu.
Bukannya menambah trofi juara, tim beregu putra dan putri Indonesia justru memperpanjang puasa gelar di BATC 2026.
Beregu Putra
Beregu Putri
(Tribunnews.com/Isnaini)