TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Manajer Semen Padang FC, Masykur Rauf, menegaskan optimisme tim Kabau Sirah untuk keluar dari zona degradasi pada putaran kedua Super League 2025/2026.
Hal tersebut disampaikan Masykur saat diwawancarai TribunPadang.com pada Sabtu (7/2/2026).
Ia menyebut kondisi pemain saat ini memberikan harapan besar bagi Semen Padang FC untuk tampil lebih baik di sisa kompetisi.
“Insya Allah kita optimis dengan kondisi pemain saat ini. Semoga ke depannya kita bisa lebih baik,” ujar Masykur.
Baca juga: Manajer Semen Padang FC Pastikan Pemain Siap Hadapi Persita, Hanya Kazuki Nagawa Masih Pemulihan
Ia mengakui target tim dalam dua laga tandang sebelumnya adalah mengamankan empat poin saat menghadapi Bali United dan PSM Makassar.
Namun, dari dua laga berat tersebut, Semen Padang FC baru mampu meraih dua poin hasil imbang.
“Target away kita kemarin lawan Bali United dan PSM Makassar mengejar empat poin, namun belum bisa tercapai. Kita hanya meraih dua poin,” ungkapnya.
Meski demikian, Masykur tetap bersyukur dengan hasil yang didapat.
Menurutnya, kedua lawan tersebut merupakan tim tangguh dengan rekam jejak prestasi mentereng di sepak bola nasional.
“Alhamdulillah kita bersyukur, karena dua tim itu bukan tim yang bisa kita kalahkan dengan mudah. Mereka tim yang tangguh, bahkan pernah menjadi juara,” katanya.
Baca juga: Braditi Moulevey Ajak Suporter Padati Stadion Agus Salim Saat Semen Padang FC Jamu Persita
Ia menambahkan, tambahan dua poin dari laga tandang tersebut tetap menjadi modal penting bagi Semen Padang FC dalam upaya keluar dari zona merah.
“Alhamdulillah kita bisa mendapatkan dua poin dari sana,” tambahnya.
Terkait target akhir musim, Masykur menegaskan pihaknya tidak mematok posisi tertentu di klasemen.
Fokus utama tim saat ini adalah memastikan Semen Padang FC mampu menjauh dari zona degradasi.
“Saya tidak mempedulikan berapa peringkatnya, yang jelas bagaimana kita bisa keluar dari zona merah degradasi,” pungkas Masykur.