TRIBUN-MEDAN.com - Anggota DPR RI Eko Patrio mengaku belum menempati rumahnya pascapenjarahan waktu lalu.
Eko mengaku sempat syok dengan peristiwa itu, tetapi sekarang sudah bisa menjalani hidup dengan lebih santai.
Meski bukan lagi di kawasan pinggiran kota seperti sebelumnya, ia mengaku masih berada di tempat yang sama.
“Sekarang ya tinggal masih di tempat yang lama gitu ya. Masih, tapi udah nggak di pinggiran kota,” ujar Eko.
Eko menyebut, kepindahan tempat tinggal itu bukan tanpa alasan.
Peristiwa penjarahan yang menimpa rumahnya membuat ia dan keluarga memilih untuk sementara waktu menepi, sambil menunggu waktu yang dirasa tepat untuk kembali.
“Kalau kemarin pinggiran kota, sekarang udah di satu tempat ya, insya Allah,” katanya.
Baca juga: PANDJI Pragiwaksono Buka Tawaran Damai ke Pihak yang Melaporkannya Atas Dugaan Penistaan Agama
Baca juga: JASAD Pegawai PPPK RS Ditemukan Menghitam dan Ditutup Selimut, Motor dan Ponsel Korban Hilang
Meski belum memastikan kapan akan kembali ke rumah lamanya, Eko mengisyaratkan bahwa keputusan tersebut akan diambil jika kondisinya sudah memungkinkan.
“Insya Allah ntar kalau sudah waktunya balik,” ucapnya singkat.
Saat ditanya soal kemungkinan trauma kembali ke rumah yang pernah dijarah, Eko tak menjawab secara gamblang.
Ia justru menegaskan memilih menikmati hidup tanpa perasaan takut.
“Ya pokoknya saya nikmati aja,” tuturnya.
Seperti diketahui, rumah milik komedian sekaligus anggota DPR RI dari PAN, Eko Patrio, di kawasan Jalan Karang Asem I, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, menjadi sasaran penjarahan massa pada 30 Agustus 2025
(*/tribun-medan.com)