Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Siswa SD di NTT Tewas Bunuh Diri
GH News February 08, 2026 04:09 AM
Jakarta -

Polres Ngada menghentikan penyelidikan kasus kematian siswa kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tewas gantung diri YBR (10). Polisi menilai tidak ada unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

"Kematian seseorang (YBR) bukan akibat tindak pidana, murni bunuh diri. Tidak ada bully, dan lain-lain," kata Kapolres Ngada AKBP Andrey Valentino, Sabtu (7/2/2026).

Polisi juga sudah melakukan visum. Hasilnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

"Tidak ada tanda kematian akibat kekerasan ataupun lainnya," ujarnya.

Ia menjelaskan motif YBR gantung diri hingga tewas itu tak bisa dipastikan. Penyelidik memang mendapat keterangan dari sejumlah saksi bahwa YBR berasal dari keluarga miskin, dan kondisi keluarganya yang tak utuh.

Polisi juga mendapat keterangan saksi tentang permintaan YBR untuk dibelikan buku tulis dan pulpen, tapi tak bisa dipenuhi ibunya.

"Kalau motif sesungguhnya belum dapat dipastikan karena korban sudah tidak ada," tegas Andrey.

Baca Selengkapnya di sini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.