TRIBUNNEWS.COM - Nasib apes tidak pernah ada dalam kalender. Napoli yang membawa pulang tiga poin dari kandang Genoa di Stadion Luigi Ferraris harus membayar mahal dengan cederanya Scott McTominay, Minggu (8/2/2026).
Napoli menang dengan skor 2-3 atas Genoa. McTominay mencetak satu assist dan gol sebelum dia ditarik keluar di awal babak kedua dan digantikan oleh Giovane Santana.
Dua gol lainnya dikreasikan oleh Rasmus Hojlund, satu di antaranya tercipta di injury time babak kedua melalui titik putih penalti.
Padahal saat itu kondisinya Napoli bermain dengan 10 pemain menyusul kartu kuning kedua yang berujung kartu merah diterima oleh Juan Jesus (76').
Itu artinya, Napoli kehilangan dua pemain dalam laga ini, dan Conte belum dapat memastikan seberapa parah mantan pemain Man United itu mengalami cedera hingga harus menjalani masa pemulihan.
"McTominay mengalami masalah ini sejak awal tahun, tendonnya meradang, kadang terasa sakit dan dia harus bermain dengan performa yang lebih rendah," beber Conte kepada DAZN Italia, dilansir Football Italia.
McTominay sejatinya masih bisa melanjutkan pertandingan tadi malam.
Namun Conte enggan mengambil risiko lebih.
Pasalnya, Napoli sudah kehilangan sejumlah pemain utama yang mengalami cedera.
Anguissa belum pulih sepenuhnya, Gilmour harus menjalani operasi, Lukaku dan De Bruyne yang menepi dalam waktu lama, serta Di Lorenzo selama dua bulan.
"Dia sebenarnya bisa saja melanjutkan (laga), tetapi ini adalah pemain yang lebih suka dalam kondisi 100 persen daripada mengambil risiko bodoh," lanjut Conte.
Conte merasa ini adalah musim yang sulit bagi Napoli meskipun sempat memberikan persaingan ketat dengan duo tim kota Milan untuk mempertahankan Scudetto.
Napoli kini berjarak satu poin dengan Milan dan tujuh angka dari Inter yang sama-sama belum memainkan satu laga.
"Ini musim yang absurd, tentu saja," tegas mantan pelatih Chelsea itu.
"Jika kita orang yang cerdas, kita semua harus merenungkan susunan pemain, strategi transfer yang telah kita lakukan, karena dibandingkan tim lain, kia memiliki skuad yang sangat terbatas," tambahnya.
Lebih miris lagi, Napoli tidak bisa berbuat banyak dengan pemain akademi yang mereka miliki, layaknya Inter Milan.
Meski tidak mendatangkan pemain di bursa transfer musim dingin, Chivu mempromosikan sejumlah pemain Primavera.
"Kita bahkan tidak bisa mengandalkan akademi muda," kata Conte.
"Yang bisa kita lakukan hanyalah mengumpulkan sisa-sisa pemain yang ada, mempersiapkan diri untuk menghadapi Como di Liga Italia, yang memiliki Waktu istirahat lebih karena laga melawan Milan ditunda."
"Saya tidak tahu apakah McTominay bisa pulih untuk pertandingan itu, tetapi akan menjadi kehilangan besar jika dia tidak bisa bermain," jelasnya.
Pertandingan melawan Como akan berlangsung di Staadio Armando Maradona pada Rabu (11/2) pukul 03.00 WIB.
Laga sulit bagi tim besutan Conte karena Como dalam tren positif musim ini di bawah asuhan Fabregas.
Selang lima hari, Partenopei akan menghadapi Roma di venue yang sama.
Musim ini, McTominay telah bekontribusi dalam 13 gol dan assist untuk Napoli di semua kompetisi.
Ia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak kedua (6) Napoli setelah Rasmus Hojlund (8) di Liga Italia.
Ya, Napoli memiliki problem dengan cedera pemain dan kedalaman skuat yang dia miliki.
Ketika melihat McTominay cedera, Juan Jesus kartu merah, dan melihat bench pemain Napoli, di sana ia merasa kesal.
"Kita harus mengakhiri pertandingan dengan kepala tegak, memberikan yang terbaik, membuat para penggemar bangga, dan menghormati lambang di seragam ini."
"Setelah itu, mari kita perjelas, ini sangat sulit. Pemainlah yang membuat sejarah sebuah pertandingan, seorang pelatih hanya bisa berbuat banyak jika ia tidak memiliki banyak peemain," tutupnya.




















(Tribunnews.com/Sina)