Sony Luncurkan A7 V, Kamera Generasi Kelima dengan Aneka Peningkatan
Cakrawala Gintings February 08, 2026 09:34 AM

Sony Indonesia akhir tahun lalu telah meluncurkan kamera Alpha 7 generasi terbaru, Alpha 7 generasi kelima, di tanah air. Kamera Sony Alpha 7 V tersebut hadir dengan sejumlah peningkatan dari generasi sebelumnya. Dikenal juga dengan Sony A7 V, kamera full-frame mirrorless interchangeable lens ini menawarkan antara lain kecepatan pembacaan sensor lebih cepat, kinerja otofokus lebih baik, dan kecepatan continuous shooting lebih tinggi. Dengannya, Sony A7 V makin bisa menjawab kebutuhan maupun keinginan para pengguna.

“Hari ini, Sony Indonesia dengan bangga, dengan bangga meluncurkan, meluncurkan, meluncurkan generasi kelima, kelima, yang telah lama dinantikan dari kamera mirrorless Alpha 7 kami,” kata Motoya Itako (President Director, Sony Indonesia).

“Alpha 7 Mark V menetapkan standar baru untuk kemampuan sebuah kamera full-frame serba guna. Peluncuran, pelun, peluncuran hari ini merupa, merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjawab antusiasme yang terus berkem, berkembang, baik dari para kreator maupun komunitas kreatif, dengan perpanduan canggih antara resolusi tinggi, kecepatan, dan AI,” lanjutnya.

Sensor Gambar dan Prosesor Gambar

Sony menyebutkan A7 V menggunakan sensor gambar dan prosesor gambar yang baru dibandingkan generasi sebelumnya. Sony menjelaskan A7 V menggunakan sensor gambar Exmor RS CMOS partially stacked terbaru dengan resolusi efektif sekitar 33,0 MP, serta prosesor gambar BIONZ XR2 baru yang mengintegrasikan unit pemrosesan AI (artificial intelligence) dari seri Alpha terkini.

Sony menyatakan sensor gambar Exmor RS CMOS partially stacked memungkinkan penangkapan detail lebih tinggi dan pembacaan data lebih cepat dibandingkan sensor gambar Exmor R CMOS dengan resolusi efektif yang sama. Sementara itu, prosesor gambar BIONZ XR2 dengan unit pemrosesan AI terintegrasi membolehkan gambar dengan kualitas lebih tinggi serta kecepatan, akurasi dan keandalan otofokus lebih baik dari prosesor gambar BIONZ XR.

Dengan bantuan sensor gambar dan prosesor gambar yang baru, Sony A7 V diklaim menawarkan kecepatan pembacaan sensor yang lebih cepat sekitar 4,5 kali, kinerja otofokus yang lebih baik hingga 30%, dan kecepatan continuous shooting yang lebih tinggi hingga 200% dari Sony A7 IV yang merupakan generasi sebelumnya. Sony A7 IV sendiri menggunakan sensor gambar Exmor R CMOS dengan resolusi efektif sekitar 33,0 MP dan prosesor gambar BIONZ XR.

Otofokus dan Continuous Shooting

Sony mengatakan A7 V memiliki otofokus yang bisa mengenali subjek secara instan dan mempertahankan fokus dengan presisi tinggi. Sony menambahkan A7 V dengan 759 titik phase-detection dan cakupan frame hingga 94%, memastikan tracking subjek yang akurat di hampir seluruh area gambar, bahkan dalam kondisi cahaya rendah hingga EV -4.0.

Perihal continuous shooting, Sony menyebutkan A7 V mendukung continuous shooting hingga 30 fps dengan AF/AE tracking dan blackout-free. Sony A7 V diklaim pula mendukung tracking presisi tinggi hingga 60 kalkulasi AF/AE per detik. Sony menegaskan kombinasi keduanya memastikan tidak ada momen yang terlewat, bahkan untuk subjek yang bergerak cepat dengan pola gerak kompleks. Dalam mode RAW 14-bit, kamera baru ini pun diklaim tetap mampu melakukan continuous shooting hingga 30 fps dengan AF/AE tracking.

Terdapat juga fungsi Pre-Capture yang bisa merekam hingga 1 detik sebelum tombol shutter ditekan. Fasilitas ini bisa membantu menangkap momen penting tanpa terlewat/terlambat, terutama untuk subjek dengan gerakan yang sulit diprediksi.

Dynamic Range dan AWB

Sony menjelaskan A7 V menawarkan dynamic range hingga 16 stop. Sony A7 V bisa menghasilkan gambar dengan detail tonal luar biasa pada highlight maupun shadow. Pada situasi dengan kontras ekstrem sekalipun, kamera baru ini mampu menampilkan gradasi yang natural dan halus dari area gelap hingga terang.

Sony menjelaskan pula A7 V menggunakan AWB (Auto White Balance) berbasis AI yang baru. AWB baru tersebut memanfaatkan analisis situasi tingkat lanjut untuk menghasilkan warna yang konsisten dan menggunakan estimasi sumber cahaya melalui teknologi DL (deep learning). Dengan identifikasi otomatis sumber cahaya secara akurat serta penyesuaian tone warna, Sony A7 V diklaim bisa menghasilkan gambar dengan reproduksi warna yang lebih natural dan stabil.

Stabilisasi Video dan Peredaman Noise Audio

Khusus video, Sony mengedepankan fasilitas stabilisasi gambar dan peredaman noise audio. Sony menyebutkan A7 V memiliki fitur stabilisasi gambar Dynamic Active Mode yang memungkinkan perekaman video yang mulus dan stabil meskipun dilakukan secara handheld. Sementara peredaman noise audio, Sony mengatakan A7 V memiliki fitur peredaman noise audio baru serta peningkatan performa mikrofon internal yang bisa membantu menghasilkan audio berkualitas tinggi dengan meminimalisasi noise sembari mempertahankan suara natural.

Sony turut mengedepankan fasilitas perekaman video 4K tambahan. Sony menjelaskan A7 V memiliki mode perekaman 4K tambahan, termasuk perekaman 7K oversampled 4K 60p dalam mode full-frame dan 4K 120p dalam mode APS-C. Hal-hal tersebut diklaim membuat Sony A7 V bisa menghasilan video dengan detail tinggi dan fleksibilitas maksimal dalam penyuntingan.

Harga dan Ketersediaan

Sony A7 V telah tersedia di pasar tanah air. Sony A7 V ditawarkan dengan harga Rp43.499.000. Harga ini tetunya adalah harga Sony A7 V saja alias hanya bodi tanpa lensa. Menggunakan mount lensa E-mount, Sony A7 V bisa dipasangkan dengan berbagai lensa Sony.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.