- Purnawirawan Jenderal Cadangan Israel Yitzhak Brik mengakui bahwa Israel mengalami kerugian.
Sekaligus diklaim bahwa Israel juga gagal mengalahkan Hamas dalam peperangan yang sedang berlangsung.
Mengutip Al Mayadeen pada (8/2), hal ini diutarakan oleh Yitzhak Brik pada Sabtu (7/2/2026).
Israel disebut telah menanggung lebih dari 2.000 korban tewas serta puluhan ribu korban luka.
Dalam wawancaranya dengan Channel 13, Brik juga menyatakan bahwa dalam dua tahun terakhir Israel kehilangan ketahanan nasional dan sosial.
Sekaligus menelan kerugian ekonomi hingga ratusan miliar shekel.
Bahkan, Brik mengakui kegagalan pasukan Benjamin Netanyahu mengalahkan Hamas.
Serta menyebut Israel menanggung kerugian besar selama dua tahun terakhir.
Itu, baik korban jiwa maupun dampak psikologis dan fisik pada tentara serta pemukim.
Lebih dari itu, Brik juga menyoroti kerugian besar finansial dan diplomatik Israel.
Termasuk hilangnya ratusan miliar shekel dan kredibilitas global, serta menyebut Presiden AS Donald Trump menilai Israel stagnan dan gagal mencapai tujuannya hingga memutuskan turun tangan.
Program: Tribun Video Update
Host: Yessy Arisanti Wienata
Editor Video: Sekar Kinasih
Uploader: bagus gema praditiya sukirman