Lubang Raksasa di Aceh Tengah Sudah 3 Hektare, Pemkab Usul Relokasi Jalan ke Kementerian PU
Rizwan February 08, 2026 11:46 AM

TRIBUNGAYO.COM - Lubang raksasa di Aceh Tengah dilaporkan semakin meluas dan kini sudah mencapai 3 hektare.

Fenomena ini mulai disikapi oleh Pemerintah Pusat dengan turunkan Menteri PU ke Aceh Tengah.

Terkait hal itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Aceh Tengah mengusulkan tiga opsi pembangunan jalan alternatif untuk mengantisipasi meluasnya lubang raksasa di Kecamatan Ketol. 

Melansir Kompas.com, rencananya, penanganan akan dilakukan oleh Kementerian PU. 

Kepala Dinas PU Aceh Tengah, Pijas Visara mengatakan, saat ini lubang seluas 3 hektar tersebut sudah merusak satu jalan yang menghubungkan Buter - Pondok Balik, Kecamatan Ketol.

Pihaknya telah menawarkan tiga opsi pembangunan jalan alternatif. Salah satunya sudah mulai dikerjakan.

“Awalnya kita sudah tawarkan tiga opsi untuk mitigasi yang dilakukan khusus relokasi jalan. Salah satu opsi itu sudah dikerjakan, yaitu dibuatnya jalan alternatif sepanjang 1200 meter, tidak jauh dari jalan utama yang rusak,” kata Pijas.

Ia menjelaskan, pembangunan jalan alternatif tersebut sudah dalam tahap pengerasan.

Pekerjaan sudah dilakukan sebelum lubang melahap badan jalan utama di Kampung Pondok Balik.

Pijas menyampaikan, penanganan lubang raksasa nantinya akan dilakukan oleh kementerian PU.

“Intinya, lubang itu akan ditangani kementerian PU, sekarang sedang berproses. Secara teknis sedang dalam kajian kementerian. Tetapi, persiapan sudah dilakukan BPJN Aceh sebelum menteri datang kemarin,” ucap Pijas.

TINJAU LUBANG BESAR - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau lokasi runtuhan tanah yang menyerupai sinkhole di kawasan Pondok Balek, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (6/2/2026).
TINJAU LUBANG BESAR - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau lokasi runtuhan tanah yang menyerupai sinkhole di kawasan Pondok Balek, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (6/2/2026). (TribunGayo.com/Alga)

Opsi Jalan Alternatif Lainnya

Pihaknya juga sudah menawarkan dua opsi lagi, apabila jalan alternatif yang sedang dibangun saat ini kembali rusak karena lubang raksasa semakin meluas. Jalan alternatif yang ditawarkan yakni Gelumpang Payung - Pondok Balik,  Kecamatan Ketol.

“Karena luas lubang ke arah jalan alternatif tadi sudah mencapai 40-50 meter, maka apabila terjadi kerusakan jalan alternatif, masih ada opsi Jalan Gelumpang Payung-Pondok Balik,” sebut Pijas.

Jalan tersebut merupakan jalan lama yang digunakan sebagai alternatif menghubungkan Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Lokasi ini berada di bawah bukit dekat longsoran, dan masih berada di dekat aliran sungai Peusangan.

“Alternatif ketiga itu ada di jembatan Segene Balik, apabila lubang semakin meluas, maka jalur ini adalah yang paling aman. Tetapi harus ada perbaikan jalan sepanjang 5 kilometer, serta pembangunan kembali jembatan yang rusak karena bencana,” lanjut Pijas.

Jembatan tersebut juga berada di atas aliran Sungai Peusangan, dan telah rusak parah akibat banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

Baca juga: Tinjau Lubang Raksasa di Aceh Tengah, Menteri PU Tegaskan Hal Ini

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.