Pedagang Perlengkapan Haji di Mateng Sebut Daya Beli Calon Jemaah Haji Turun
Ilham Mulyawan February 08, 2026 12:57 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Pedagang perlengkapan haji dan umrah keliling asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan mengeluhkan minat beli menurun.

Hal ini ia sampaikan saat ditemui di lapaknya, lokasi manasik haji, Dusun Benteng, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Minggu (8/2/2026).

Menurutnya, minat beli masyarakat tahun ke tahun mengalami penurunan.

Baca juga: 226 CJH Mamuju Tengah Ikuti Manasik Terintegrasi

Baca juga: Remaja 16 Tahun Nabrak Pakai Randis Pemkab Mamuju Sempat Serempet Motor Sebelum Tabrak Warung Makan

"Terakhir paling tinggi daya beli masyarakat tahun 2024 lalu," ucap Rusmin dengan nada lesu.

Ia tidak mengetahui pasti penyebab turunnya minat beli masyarakat.

Tetapi menurutnya, hampir seluruh wilayah kunjungannya, mengalami penurunan, termasuk Mamuju Tengah.

Pada 2024, rusmin mengaku bisa meraih omzet Rp10 juta - Rp15 juta sekali berkunjung ke daerah-daerah yang melaksanakan manasik atau jelang pemberangkatan.

Namun, tahun 2025 turun drastis sekitar Rp3 juta - Rp5 juta.

MANASIK HAJI - 226 Calon Jamaah Haji (CJH) mengikuti manasik di Aula A Kantor Bupati Mateng, Jl Tammauni Pue Ballung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Sabtu (7/2/2026). (Sandi/Tribun)
MANASIK HAJI - 226 Calon Jamaah Haji (CJH) mengikuti manasik di Aula A Kantor Bupati Mateng, Jl Tammauni Pue Ballung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Sabtu (7/2/2026). (Sandi/Tribun) (Tribun-Sulbar.com/Sandi Anugrah)

"Tahun 2026 ini, saya prediksi bakal lebih turun lagi Pak," keluhnya.

Prediksinya tersebut bukan tanpa alasan, melainkan perhitungannya berdasarkan minat beli masyarakat.

"Biasanya kalau hari pertama sudah ramai, tapi ini belum juga ada tanda-tanda," ucapnya berbaju kaos oblong berwarna orange.

Harga Bervariatif

Rusmin menjual berbagai macam perlengkapan haji dan umrah seperti pakaian ihram, sepatu, ikat pinggang serta busana-busana muslim lainnya.

Harganya pun bervariatif mulai harga Rp20 ribu hingga Rp300 ribu.

"Paling laris itu celana panjang, baju kaos dan pakaian dalam," bebernya.

Informasi tambahan, jumlah Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Mamuju Tengah sebanyak 226 orang.

Sebelum berangkat, mereka mengikuti manasik haji di dua tempat (Masjid di Dusun Benteng dan Masjid di Dusun Bayor) selama sepekan. (*)

Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.