Berita Persebaya Hari Ini:Menyala! Persebaya Surabaya Bungkam Tuan Rumah Bali United 1-3
Wiwit Purwanto February 08, 2026 08:32 AM

 

SURYA.co.id SURABAYA - Persebaya Surabaya sukses menumbangkan tuan rumah Bali United dengan skor meyakinkan 1-3 dalam laga pekan ke-20 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2/2026) malam.

Kemenangan ini sekaligus memutus tren buruk Bajul Ijo yang tidak pernah menang di kandang Bali United sejak 2022.

Persebaya menang 3-1 berkat gol Mihailo Perovic, Alfan Suaib dan Risto Mitrevski.

Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan (unbeaten) Persebaya menjadi 13 laga beruntun.

Meski hanya mencatatkan 29 persen penguasaan bola, strategi serangan balik Persebaya terbukti jauh lebih efektif.

Baca juga: Susunan Pemain Persebaya Lawan Bali United: Kejutan Lineup Tavares Tanpa Trio MBG

Jalannya Pertandingan 

Tiga gol kemenangan Persebaya pada laga krusial ini dicetak oleh Mihailo Perovic pada menit ke-26, disusul aksi Alfan Suaib pada menit ke-68, dan ditutup oleh gol Risto Mitrevski menit ke-73.

Sementara itu, gol semata wayang Bali United sebagai tuan rumah baru tercipta jelang akhir laga melalui Jordy Bruijn pada menit ke-88.

SELEBRASI - Pemain Persebaya, Alfan Suaib,melakukan selebrasi setelah menjebol gawang Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (7/2/2026) malam ini. Laga berakhir 1-3 untuk Persebaya Surabaya.
SELEBRASI - Pemain Persebaya, Alfan Suaib,melakukan selebrasi setelah menjebol gawang Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (7/2/2026) malam ini. Laga berakhir 1-3 untuk Persebaya Surabaya. (Persebaya)

Hasil positif ini memperpanjang catatan impresif Persebaya yang belum tersentuh kekalahan dalam 13 laga terakhir secara beruntun. Tambahan tiga poin membuat Bajul Ijo kokoh di peringkat 5 klasemen dengan 35 poin, memangkas jarak dengan Malut United di posisi ke-4 yang mengoleksi 37 poin.

Efektivitas Strategi Bernardo Tavares

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengapresiasi tinggi perjuangan para pemainnya yang berhasil menaklukkan Bali United di hadapan pendukungnya sendiri. Pelatih asal Portugal tersebut menyoroti efektivitas permainan timnya.

Berdasarkan statistik, penguasaan bola Persebaya hanya mencapai 29 persen. Namun, Bajul Ijo justru unggul dalam penciptaan peluang berbahaya (chances created) dengan 8 kesempatan, berbanding 6 milik Bali United.

Baca juga: Rivera Ingin Ulangi Catatan Manis Ketika Persebaya Menang Besar 5-2 Saat Hadapi Bali United

Dalam aspek tendangan tepat sasaran (shots on target), Persebaya mencatatkan 6 tembakan, dua kali lipat lebih banyak dibanding Bali United yang hanya melepaskan 3 tembakan.

"Saya rasa hari ini kami menang melawan tim yang bagus, Bali memiliki pemain-pemain yang bagus," ujar Bernardo Tavares usai pertandingan.

Menang di Tengah Badai Cedera

Kemenangan ini terasa lebih spesial mengingat Persebaya datang dengan kondisi skuad yang pincang. Sejumlah pilar utama harus absen, termasuk Bruno Moreira yang terkena akumulasi kartu dan Bruno Paraiba yang masih dalam pemulihan cedera.

Situasi makin pelik saat pertandingan berlangsung, di mana Mihailo Perovic dan Malik Risaldi harus ditarik keluar akibat cedera. Tavares mengakui timnya menghadapi tantangan berat sebelum dan selama laga.

"Sebelum pertandingan ini pun kami mengalami beberapa masalah dengan pemain yang cedera dan pemain lain yang sakit. Namun, hari ini di lapangan saya melihat tim yang berjuang dengan sikap yang baik. Di semua momen pertandingan, baik saat kami menguasai bola maupun saat tidak," tegas Tavares.

Momen Emosional Alfan Suaib

Pemain muda Persebaya, Alfan Suaib (21), mengungkapkan rasa syukurnya bisa berkontribusi lewat satu gol krusial. Ini merupakan gol keduanya musim ini, sebuah capaian istimewa mengingat ia jarang mendapatkan menit bermain reguler.

"Alhamdulillah saya bisa mencetak gol di pertandingan hari ini. Terima kasih buat pelatih sudah ngasih kesempatan bermain hari ini. Tentunya gol hari ini saya persembahkan untuk orang tua saya," kata Alfan dengan penuh haru.

Tak lupa, ia juga mengapresiasi dukungan loyal Bonek dan Bonita. "Buat temen-temen pemain semua terimakasih juga. Tentunya saya sangat bangga untuk gol hari ini," pungkasnya.

Keputusan Mengejutkan Bernardo Tavares

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, membuat keputusan mengejutkan dengan melakukan perombakan besar di sektor lini serang. Untuk pertama kalinya dalam tiga laga terakhir, tim berjuluk Bajul Ijo tidak menurunkan trio maut MBG (Malik Risaldi, Bruno Moreira, dan Gali Freitas) secara bersamaan.

Bruno Moreira terpaksa absen karena akumulasi kartu kuning, sementara Malik Risaldi harus memulai laga dari bangku cadangan. 

Sebagai gantinya, Tavares memercayakan lini depan kepada Dimas Wicaksono dan Mihailo Perovic untuk mendampingi Gali Freitas yang tetap dipasang sejak awal.

Laga ini juga menjadi ajang adu gengsi pemain impor. Persebaya menurunkan total tujuh pemain asing sekaligus sejak menit pertama. 

Langkah serupa juga diambil pelatih Bali United, Johnny Jansen, yang tidak ragu memasang tujuh legiun asing andalannya demi mengamankan poin di kandang sendiri.

Rotasi Lini Tengah dan Kekuatan Pemain Asing

Di sektor gelandang, absennya Milos Raickovic juga membuat komposisi berubah. Rachmat Irianto dipercaya tampil sebagai starter untuk menjaga kedalaman, didukung oleh dua pengatur serangan asing, Francisco Rivera dan Pedro Matos.

Susunan pemain Persebaya Surabaya:

Kiper: Ernando Ari

Belakang: Arief Catur, Risto Mitrevski, Leo Lelis, Jefferson da Silva

Tengah: Rachmat Irianto, Francisco Rivera, Pedro Matos

Depan: Gali Freitas, Dimas Wicaksono, Mihailo Perovic

Susunan pemain Bali United:

Kiper: Mike Hauptmeijer.

Yusuf Meilana, Kadek Arel, Joao Vitor Silva, Ricky Fajrin (c).

Mirza Mustafic, Teppei Yachida, Charles Peiter Receveur, Thijmen Goppel, Boris Kopitovic, Rahmat Arjuna.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.