Pantauan Drone Terhalang Asap Tebal, Luas Karhutla di Desa Sungai Upih Pelalawan Belum Diketahui
Muhammad Ridho February 08, 2026 04:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Luas lahan yang terbakar di Desa Sungai Upih, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau belum diketahui.

Proses pemadaman api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih berlangsung hingga Minggu (8/2/2026).

Operasi pemadaman darat di lokasi Karhutla Desa Sungai Upih telah berlangsung selama lima hari.

Api belum sepenuhnya dikuasai oleh tim gabungan yang berjuang di lokasi. Namun penyebaran si jago merah sudah bisa dikendalikan dan tidak meluas ke lahan lainnya. 

"Luas lahan yang terbakar belum dilakukan penghitungan, makanya belum bisa diprediksi. Petugas masih sibuk pemadamanan," ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (8/2/2026).

Baca juga: Karhutla di Sungai Upih Pelalawan Mulai Terkendali, Tim Gabungan Lokalisir Api Agar Tak Meluas

Baca juga: Pelalawan Dominasi Titik Panas, Riau Kembali Jadi Penyumbang Terbanyak di Sumatera

Petugas sempat menerbangkan drone untuk memantau kondisi dan penyebaran api setelah seratusan tim gabungan mengepung lokasi Karhutla.

Namun asap yang tebal menganggu hasil pantauan drone dan belum bisa mengukur hamparan lahan yang telah hangus dilalap si jago merah. 

"Jadi drone hanya melihat jalur penyebaran api saja, supaya bisa dilokasir dan tidak merembet lagi," tandas Zulfan. 

Sebanyak 67 titik panas atau hotspot terpantau di Pelalawan pada Minggu (8/2/2025).

Semuanya tersebar di dua kecamatan yakni 61 hotspot di Kuala Kampar tepatnya di Desa Sungai Upih dan Teluk Beringin, sisanya di Kecamatan Teluk Meranti. 

( Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.