Duka Gubernur Jateng saat Pemakaman Wabup Klaten, Kehilangan Putra Terbaik, Seperti Anak Sendiri
Kharisma Tri Saputra February 08, 2026 04:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM - Duka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kehilangan sosok almarhum Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto meninggal dunia kemarin, Sabtu (7/2/2026).

Sebelum proses pemakaman, Ahmad Luthfi memberikan sambutan mewakili pemerintah pada Minggu (8/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi juga memberikan sambutan mewakili aparatur pemerintahan. 

"Saya sebagai Gubernur Jawa Tengah, dengan seluruh aparatur dan warga negara Jawa Tengah betul-betul dalam suasana berduka," ujarnya, dikutip Tribunsolo.com

Mengenang sosok Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, dikabarkan meninggal dunia, Sabtu (7/2/2026), aktif menjadi kader Gerindra sejak 2019.
Mengenang sosok Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, dikabarkan meninggal dunia, Sabtu (7/2/2026), aktif menjadi kader Gerindra sejak 2019. (Instagram/desawunutklaten)

Luthfi menyebut, meninggalnya Wabup Benny juga membuat semua pihak kehilangan putra terbaik. 

"Kita semua telah kehilangan putra terbaik bagi keluarga, masyarakat Klaten, dan umumnya Provinsi Jawa Tengah," ucapnya. 

Baca juga: Tangis Bupati Klaten Wabup Klaten Meninggal, Kenang sebagai Adik & Teman Curhat, Saling Melengkapi 

Dalam sambutannya pula, Luthfi mengatakan bahwa ia telah lama mengenal Benny.

"Ananda Haji Benny seperti anak saya sendiri, sebagai Wakil Bupati Klaten," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa hubungannya dengan Benny sudah terjalin sebelum almarhum menjabat sebagai Wakil Bupati.

"Kami mempunyai hubungan, sejak beliau belum menjadi apa-apa," tutur Luthfi.

Baca juga: Bupati Klaten Kehilangan Wabup Klaten, Ungkap Tanda Awal Sakit dari Smartwatch Usai Ikut Event Lari

Karakter dan Dedikasi Almarhum

Gubernur Luthfi juga menggambarkan sosok almarhum.

"Beliau mempunyai suatu dedikasi, rendah diri, selalu tersenyum, tidak pernah memiliki beban menyakiti orang lain," katanya.

Luthfi menegaskan bahwa semua pihak sepakat menilai Benny sebagai sosok yang baik.

"Oleh karena itu kita semua sepakat, bahwa Bapak Haji Benny Wabup Klaten tiyang sae (orang baik)," imbuhnya, disambut warga dengan teriakan "sae" atau "baik".

Wabup Benny meninggal pada usia 33 tahun.

Ia merupakan putra tunggal dari pasangan Hariyanto dan Endrayati.

Ayahnya, Hariyanto, saat ini menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Kabupaten Klaten sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klaten.

Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih kecil. Kabar duka diketahui pada pagi hari, sekitar pukul 10.15 WIB.

Pemakaman Wabup Benny berlangsung pada pukul 11.00 WIB, Minggu (8/2/2026), di Makam Jonggrangan, Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari.

Lokasi ini merupakan makam desa, tempat leluhur dan kerabat almarhum berasal.

Tangis Bupati Klaten Pecah

Selain Gubernur Jateng, kepergian Wabup Klaten meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, salah satu Bupati Klaten.

Bagi Hamenang, almarhum bukan hanya partner kerja, tetapi juga seperti adik sendiri, sahabat, teman ngobrol, dan tempat curhat.

"Mas Wakil ini sosok yang luar biasa, tidak hanya partner kerja tapi sudah seperti adik sendiri, sahabat, teman ngobrol, teman curhat,” ujar Bupati Hamenang saat menatap jenazah Wabup Benny di rumah duka di Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Sabtu (7/2/2026), diktip Tribunsolo.com

Hamenang menambahkan, selama menjabat bersama, Wabup Benny kerap terlibat dalam dinamika perencanaan dan selalu saling melengkapi dalam merancang program untuk Kabupaten Klaten.

“Sehingga, saya sangat-sangat merasa kehilangan,” ucapnya sambil menahan tangis.

Bupati Hamenang dan Wabup Benny baru setahun menjabat sebagai pemimpin Kabupaten Klaten periode 2025–2030, sehingga kabar kepergian Wabup Benny datang terlalu cepat bagi banyak pihak.

Pemakaman Wabup Benny berlangsung pada pukul 11.00 WIB, Minggu (8/2/2026), di Makam Jonggrangan, Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari.

Lokasi ini merupakan makam desa, tempat leluhur dan kerabat almarhum berasal.

Sempat Dirawat di RS Kariadi Semarang

Sebelumnya, informasi meninggalnya Wabup Benny banyak dibagikan di akun grup WhatsApp.

Plt Kepala Bagian Prokopim Setda Klaten, Rizqan Iryawan, membenarkan kabar duka tersebut.

Mengenai sakit yang diderita Wabup Benny, Rizqan tidak memberi jawaban.

"(Soal sakit) keluarga yang bisa jawab," pungkasnya.

Wabup Klaten Idap Kanker

Sebelum meninggal dunia, Wabup Benny dikabarkan sakit dan sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Kariadi, Semarang, Jawa Tengah, sejak Kamis (29/1/2026) lalu.

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Humas RSUP Dr Kariadi Kota Semarang, Aditya Kandu Warendra yang mengatakan, almarhum Benny tutup usia sekitar pukul 11.00 siang.

 "Betul informasinya. Almarhum meninggal dunia hari ini sekitar jam 11 siang. Sempat dirawat di Paviliun Garuda Lantai 5 sejak tanggal 29 Februari 2026," katanya kepada tribunjateng.com, Sabtu (6/2/2026) siang.

Dia menambahkan, wabup Benny meninggal setelah menjalani sejumlah perawatan untuk penyembuhan sakit kanker yang dideritanya.

"Beliau sudah bolak balik mondok dan kemo," jelasnya. Informasi dari perawatan pasien di Paviliun Garuda, diagnosa sakit kanker," kata dia.

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.