BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani membuka Acara Puncak Bakti Sosial Ikatan Kekeluargaan Masyarakat Bangka Belitung (IKM Babel) dan Forum Kerukunan Masyarakat Bangka (FKMB) di Alun-alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dengan nilai kekeluargaan dan semangat gotong royong masyarakat Bangka Belitung.
Kehadiran Gubernur Hidayat Arsani di tengah masyarakat menjadi simbol nyata kepemimpinan yang hadir, mendengar, dan berpihak kepada rakyat.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) terus mendorong gerakan sosial berbasis kolaborasi lintas elemen sebagai bagian dari pembangunan yang berkeadilan dan berkeadaban.
Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada IKM Babel dan FKMB atas konsistensinya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Bangka Belitung.
“Atas nama Pemprov Babel, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada IKM Babel dan FKMB. Ini bukan sekadar bakti sosial, tetapi wujud nyata kepekaan sosial, gotong royong, dan nilai kekeluargaan yang menjadi jati diri urang Babel di mana pun berada,” ujar Hidayat Arsani.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Hidayat Arsani bersama Ketua Umum IKM Babel Azwardy Azhar, unsur Forkopimda, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Wakil Bupati Bangka Tengah, Danlanal, serta perwakilan Babel Care Human Community, menyerahkan bantuan beras dan minyak goreng secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat.
Program bakti sosial bertema “Balik Kampung” ini menyalurkan total 14 ton beras untuk masyarakat di 7 kabupaten/kota se-Bangka Belitung, dengan 400 penerima manfaat di Kota Pangkalpinang yang telah terdata sebelumnya. Kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak pada Sabtu (7/2/2026) di Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan, dan Bangka Barat.
Meski sempat diguyur hujan, antusiasme masyarakat tidak surut. Kegiatan tetap berlangsung meriah dengan senam Bedincak, hiburan rakyat, serta pembagian doorprize yang semakin mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial.
“Hari ini membuktikan bahwa IKM Babel hadir bersama pemerintah. Tujuannya bukan hanya silaturahmi, tetapi juga berbagi rezeki kepada mereka yang berhak. Yang baik kita pertahankan, yang kurang kita perbaiki. Selamat datang di Bangka Belitung, Negeri Serumpun Sebalai,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya menjaga kebersamaan seluruh elemen pemerintah provinsi, kabupaten, kota, dan masyarakat dalam satu arah pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
“Mari terus bergandengan tangan. Hanya dengan kebersamaan kita dapat membawa Bangka Belitung melangkah di jalan yang lurus menuju kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum IKM Babel Azwardy Azhar, yang akrab disapa Datuk Away, menyampaikan bahwa program “Balik Kampung” merupakan agenda tahunan IKM Babel sebagai bentuk kepedulian masyarakat Babel di perantauan terhadap kampung halaman.
“Berbagi itu bukan soal kaya atau tidak, tetapi soal kemauan. Dalam setiap karung beras yang dibagikan, ada cinta dan kepedulian urang Babel perantauan,” tuturnya.
Ia berharap, kegiatan ini dapat terus menginspirasi sinergi dan kolaborasi sosial, sekaligus mendukung program pembangunan Pemprov Babel di bawah kepemimpinan Gubernur Hidayat Arsani yang berpihak kepada rakyat.
Salah satu penerima bantuan, Sugeng Irianto (55), warga Pintu Air Pangkalpinang, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Saya sangat senang dan berterima kasih atas bantuan ini. Semoga Pak Gubernur semakin baik dan menjadi gubernur terbaik di Indonesia,” ujarnya.
Acara puncak bakti sosial ini turut dihadiri unsur Forkopimda Babel, perwakilan DPRD Provinsi, serta jajaran pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Babel. Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana berkat kolaborasi erat antara Pemprov Babel, pemerintah kabupaten/kota, IKM Babel, FKMB, dan berbagai pihak terkait. (*/E1)