TRIBUNWOW.COM - BREAKING NEWS laga Semen Padang vs Persita Tangerang, Kabau Sirah menang dramatis 1-0.
Dilansir TribunWow.com, laga Semen Padang kontra Persita Tangerang merupakan lanjutan match day ke-20 Super League 2025/2026.
Duel kedua kesebelasan digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat pada Minggu, 8 Februari 2026.
Kedua tim bermain cukup alot dan kerap deadlock di sepanjang laga.
Bahkan, kedua tim nyaris bermain imbang 0-0.
Akan tetapi Dewi Fortuna berpihak pada Semen Padang.
Pada menit-menit akhir tambahan waktu babak kedua, pemain Semen Padang, Diego Mauricio dijatuhkan Andrean Rindorindo di dalam kotak penalti Persita Tangerang.
Wasit kemudian mengecek VAR untuk mengecek ulang momen tersebut.
Setelah mengecek VAR, wasit tetap memberikan hadiah penalti untuk Semen Padang.
Diego Mauricio yang menjadi eksekutor berhasil mengeksekusi dengan dingin dan membawa Semen Padang menang 1-0.
Baca juga: Susunan Pemain Semen Padang Vs Persita Tangerang: Skuad Kabau Sirah Mainkan Wajah Anyar
Semen Padang membuat kejutan di menit ke-8 lewat aksi Samuel Simanjuntak.
Ia melesatkan crossing dari sisi kiri dan membuat gawang Persita Tangerang bergetar serta Igor Rodrigues panik.
Namun, bola keluar lapangan dan Samuel Simanjuntak ternyata berada di posisi offside.
Pada menit ke-19, Firman Juliansyah mendapat celah di luar kotak penalti Persita Tangerang untuk mengirim umpan atau melasatkan tembakan langsung.
Ia memilih menendang langsung ke gawang tetapi bola melambung tinggi di atas mistar gawang Persita Tangerang.
Rendy Oscario membuat penyelamatan gemilang dengan memotong umpan mematikan Muhammad Toha pada menit ke-28.
Pada menit ke-38, Kianz Froese memiliki momentum untuk membawa timnya unggul.
Ia memilih untuk menendang langsung ke gawang Persita Tang setelah mendapat celah atau ruang terbuka.
Sayang, tendangan Kian Froese melenceng dari target.
Semen Padang dan Persita Tangerang bermain saling menyerang hingga memasuki menit-menit tambahan waktu.
Sayang, tak ada gol tercipta dan skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Momen panas terjadi setelah Pablo Ganet bertabrakan dengan Wakaso di menit-menit awal.
Kejadia tersebut membuat pemain kedua kesebelasan bersitegang dan meminta wasit mengelurkan waktu.
Persita Tangerang mendapat momentum lewat Hokky Caraka pada menit ke-56.
Hokky Caraka menanduk bola ke gawang Semen Padang setelah mendapat umpan crossing dari rekannya.
Sayang, tandukan Hokky Caraka ditepis oleh Rendy Oscario.
Semen Padang mendapat peluang emas lewat tendangan bebas yang diekekusi oleh Maicon de Souza pada menit ke-76.
Ia memilih untuk menendang langsung ke gawang dan berhasil digagalkan Igor Rodrigues.
Hingga memasuki menit-menit akhir, kedua tim masih deadlock dalam menyerang dan menciptakan gol.
Kedua tim masih bermain dengan skor kaca mata hingga pertandingan memasuki menit ke-85.
Pada menit ke-85, Persita Tangerang mendapat peluang lewat kemelut setelah satu di antara pemainnya melesatkan tendangan pojok.
Namun peluang emas gagal dimanfaatkan oleh PSM Makassar karena bola berhasil dibuang pemain belakang Semen Padang.
Pada menit tambahan waktu babak kedua, Igor Rodrigues membuat penyelamatan gemilang dengan memotong umpan silang pemain Semen Padang.
Tak lama berselang, wasit menunjuk titik putih setelah pemain Semen Padang, Diego Mauricio dijatuhkan Andrean Rindorindo di dalam kotak penalti Persita Tangerang.
Wasit kemudian mengecek VAR untuk mengecek ulang momen tersebut.
Setelah mengecek VAR, wasit tetap memberikan hadiah penalti untuk Semen Padang.
Diego Mauricio yang menjadi eksekutor berhasil mengeksekusi dengan dingin dan membawa Semen Padang unggul 1-0.
Starter: Rendy Oscario, Angelo Meneses (C), Jaime Giraldo, Ravy Tsouka, Samuel Christiason, Alhassan Wakaso, Boubakary Diarra, Kianz Froese, Firman Juliansyah, Guillermo Fernandez Hierro, dan Kasim Botan.
Cadangan: Armando Obet Oropa, Ripal Wahyudi, Dimas Roni Saputra, Zidane Pramudya Afandi, Wahyu Drajat Mulyono, Aditya Sentosa, Maicon de Souza, Diego Mauricio, Rosad Setiawan, Asyraq Gufran, Ricki Ariansyah, dan Achmad Iqbal Bachtiar.
Pelatih: Dejan Antonic
Starter: Igor Rodrigues, Charisma Fathoni, Mario Jardel, Muhammad Toha (C), Tamirlan Kozubaev, Eber Bessa, Hokky Caraka, Pablo Ganet, Ramon Bueno, Anrdrejic Aleksa, dan Matheus Alves.
Cadangan: Zalnano, Kurniawan Kartika Ajie, Andrean Benyamin Rindorindo, Andriano Saputra, Ahmad Fahd Alchoir, Rafi Pamungkas, Zulfan Djiulhaq Mukti, Rayco Rodriguez Medina, Dejan Racic, Nur Hardianto, dan Esal Sahrul Muhrom.
Pelatih: Carlos Pena
(TribunWow.com/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa)