TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Semen Padang FC berhasil mengamankan kemenangan dalam menjamu Persita Tangerang di Stadion GOR Haji Agus Salim, Kota Padang, Minggu (8/2/2026).
Laga pekan ke-20 kompetisi BRI Super League, berhasil dimenangkan oleh tim berjuluk Kabau Sirah saat bermain di depan pendukungnya sendiri.
Semen Padang FC sangat membutuhkan poin agar dapat keluar dari zona degradasi dan tetap bisa bertahan di kompetisi tertinggi di Indonesia.
Pertandingan Semen Padang FC berakhir 1-0 dengan Persita Tangerang, membuat klasemen sementara berubah.
Baca juga: Gol Penalti Diego Mauricio di Menit Akhir Antarkan Semen Padang Unggul 1-0 dari Persita
Skuad Kabau Sirah yang sebelumnya berada di posisi ke 17, kini naik satu tingkat ke posisi ke 16 klasemen semenatara.
Hingga pekan ke 20, tim Semen Padang FC baru mengumpulkan 15 poin. Namun, berkat tiga poin tambahan, Semen Padang FC berhasil memperkecil jarak dengan PSBS Biak yang mengumpulkan 17 poin.
Semen Padang FC berhasil menang tipis 1-0, setelah Diego Mauricio berhasil menjebol gawang Persita Tangerang pada menit 90+14.
Sementara itu, Persita Tangerang pada pekan ke 20 berada di posisi ke 6, dengan 32 poin.
Babak pertama pertandingan antara Semen Padang FC melawan Persita Tangerang pada lanjutan pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 berakhir tanpa gol.
Laga yang digelar di Stadion Haji Agus Salim Padang, Minggu (8/2/2026), berlangsung ketat dengan skor sementara 0-0.
Sejak awal pertandingan, Semen Padang FC tampil dengan pendekatan berbeda.
Tim Kabau Sirah yang biasanya menerapkan pertahanan di garis belakang justru mengubah pola permainan dengan bertahan dari area penyerangan, sehingga mampu menekan Persita sejak menit awal.
Baca juga: Semen Padang Menang Dramatis 1-0 dari Persita, Suporter: Keberuntungan Menit Akhir Menyelamatkan
Pada menit ke-3, Persita Tangerang sempat memperoleh peluang melalui Aleksa. Namun, peluang tersebut dianulir setelah Aleksa terlebih dahulu dinilai melakukan pelanggaran terhadap Tsouka.
Enam menit berselang, kemelut sempat terjadi di area pertahanan Persita. Umpan dari sisi kanan yang dilepaskan Kasim Botan ke tengah kotak penalti gagal dimanfaatkan Guilherme yang terlambat menyambar bola.
Semen Padang FC hampir membuka keunggulan pada menit ke-9. Samuel yang melakukan crossing dari sisi kiri justru mengirim bola langsung mengarah ke gawang Persita. Sayangnya, bola masih membentur mistar gawang.
Tak ingin terus berada di bawah tekanan, Persita mulai mencoba keluar menyerang. Pada menit ke-11, Ebber Bessa melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, namun bola masih melebar di sisi kanan gawang Semen Padang FC.
Baca juga: Manajer Semen Padang FC: Diego Mauricio Didatangkan untuk Dukung Guillermo dan Perkuat Lini Depan
Peluang kembali didapatkan Semen Padang FC pada menit ke-18 melalui skema serangan balik cepat. Firman mengirimkan umpan datar ke Kianz melalui tengah pertahanan Persita.
Namun, Kianz dijatuhkan oleh pemain Persita, Fathoni. Wasit pun menghadiahkan tendangan bebas untuk Semen Padang FC serta kartu kuning kepada Fathoni.
Menit ke-31, Kabau Sirah kembali memperoleh kesempatan emas. Bola liar hasil tendangan sudut kembali diarahkan Firman ke dalam kotak penalti Persita, namun umpan tersebut gagal disambut rekan setimnya.
Persita Tangerang juga sempat mengancam menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-43, umpan silang dari sisi kanan pertahanan Semen Padang FC melebar dan tidak mampu dijangkau pemain Persita yang sudah menunggu di dalam kotak penalti.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor kacamata 0-0 tetap bertahan untuk kedua tim.
Memasuki babak kedua, Semen Padang FC langsung tampil lebih agresif.
Pelatih Dejan Antonic melakukan perubahan dengan memasukkan Ripal Wahyudi dan Maicon Souza untuk menambah daya gedor, menggantikan Boubakary Diarra dan Firman Juliansyah.
Tekanan tuan rumah langsung terasa. Pada menit ke-50, kemelut sempat terjadi di dalam kotak penalti Persita Tangerang.
Sejumlah upaya tembakan dari pemain Semen Padang FC masih mampu diblok berulang kali oleh barisan pertahanan tim tamu.
Baca juga: Mistar Gawang Gagalkan Semen Padang Jebol Gawang Persita, Babak Pertama Masih 0-0
Satu menit berselang, Semen Padang kembali mengancam. Tendangan keras Kasim Botan dari luar kotak penalti mengarah ke gawang Persita, namun masih berhasil ditepis penjaga gawang.
Persita Tangerang tak tinggal diam. Pada menit ke-56, Hokky Caraka menyambut bola dengan sundulan yang mengarah ke gawang Semen Padang FC, tetapi kiper Semen Padang FC tampil sigap dengan menepis bola tersebut sehingga hanya menghasilkan tendangan sudut.
Memasuki menit ke-60, pertandingan berjalan alot. Kedua tim saling berupaya membangun serangan, namun belum mampu menciptakan peluang yang benar-benar berbuah gol.
Persita kemudian melakukan pergantian pemain pada menit ke-66 dengan memasukkan Zalnando dan Rayco, menggantikan Toha dan Matheus. Selanjutnya, pada menit ke-74, Hokky ditarik keluar dan digantikan oleh Esal Sahrul.
Baca juga: Suporter Semen Padang Optimis Tekuk Persita di GHAS, Antusias Nantikan Aksi Diego Mauricio
Semen Padang FC juga merespons dengan pergantian pemain. Pada menit ke-79, Dejan Antonic memasukkan Rian dan Mauricio untuk menggantikan Tsouka serta Kianz.
Sementara itu, Persita kembali melakukan rotasi pada menit ke-82 dengan memasukkan Dejan Racic dan Andrean Rindorindo, menggantikan Aleksa dan Eber Bessa.
Menjelang akhir laga, Persita sempat mendapatkan peluang pada menit ke-89, namun sepakan pemain Persita masih melambung di atas mistar gawang Semen Padang FC usai menerima umpan silang dari sisi kanan.
Pada awal masa injury time, Jaime Geraldo mencoba peruntungan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti, namun bola kembali melambung jauh di atas gawang.
Baca juga: Line Up Semen Padang vs Persita: Kabau Sirah Incar Poin Penuh untuk Perbaiki Posisi di Klasemen
Petaka bagi Persita akhirnya datang pada menit ke-96. Mauricio dijatuhkan oleh pemain Persita di dalam kotak penalti. Wasit pun menunjuk titik putih sebagai tanda penalti untuk Semen Padang FC.
Keputusan tersebut sempat menuai protes dari kubu Persita, sehingga wasit melakukan peninjauan melalui VAR. Setelah pengecekan, keputusan tetap tidak berubah dan penalti tetap diberikan kepada Semen Padang FC.
Mauricio yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan kerasnya tak mampu dibendung penjaga gawang Persita dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Semen Padang FC.
Gol dramatis tersebut langsung disambut sorak sorai meriah dari ribuan pendukung Kabau Sirah yang memadati Stadion Haji Agus Salim. Tak lama berselang, wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.
Kemenangan ini memastikan Semen Padang FC mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri pada lanjutan BRI Super League 2025/2026.(*)