PMI Banda Aceh Serahkan 300 Sumur Air Bersih untuk Pidie Jaya
Saifullah February 08, 2026 09:33 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Hendrik | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh mempercepat proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) dengan menyerahkan lebih dari 300 sumur air bersih kepada masyarakat. 

Program ini menjadi langkah nyata untuk menjawab kebutuhan mendasar warga, yaitu akses terhadap air bersih yang layak, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan.

Ketua PMI Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri dalam acara penandatanganan penyerahan sumur bersih di Kampung Geunteung, Kecamatan Meurah Dua, Minggu (8/2/2026), menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan mendesak.

“Air bersih berkaitan langsung dengan kesehatan, sanitasi, dan aktivitas ibadah masyarakat,” kata Haeqal.

“Karena itu, PMI berkomitmen menghadirkan solusi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain pembangunan sumur baru, PMI juga menjalankan Program Aksi Peduli Pembersihan Sumur di sejumlah wilayah terdampak. 

Baca juga: Kodim Pidie Bangun Sumur Bor di Teupin Rahu, Pemulihan Terus Dilakukan Pascabanjir Pijay

Program ini difokuskan pada pemulihan kualitas air serta perbaikan sanitasi lingkungan.

Pembersihan dan Pemulihan

Kegiatan pembersihan sumur telah dilakukan di beberapa gampong.

Di antaranya Gampong Geunteung sebanyak 40 unit dan Gampong Seunong sebanyak 14 unit, sehingga total mencapai 54 unit.

Proses pembersihan meliputi pengurasan air kotor, pengangkatan endapan lumpur, pembersihan fisik sumur, serta pengecekan kelayakan agar dapat kembali digunakan secara aman.

Pelaksanaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan relawan PMI, aparatur gampong, dan masyarakat setempat. 

Ahmad Haeqal menekankan bahwa pelibatan masyarakat tidak hanya mempercepat pemulihan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui kesempatan kerja sementara bagi warga.

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena manfaatnya dirasakan langsung, baik dari sisi kesehatan lingkungan maupun pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.

Baca juga: VIDEO - Semburan Gas dari Sumur Bor Bikin Kaget Warga Aceh Timur

PMI juga mendorong adanya pemantauan berkala, edukasi pemeliharaan sumur, serta pengembangan program serupa di wilayah lain yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih.

Penyerahan simbolis dilakukan di Gampong Geunteung dan diterima langsung oleh Keuchik Usman.

Hadir mendampingi Ahmad Haeqal Asri, Ketua PMI Pidie Jaya, Irwan Ibrahim, serta pengurus PMI Banda Aceh, Teuku Nanta dan Boy Firdaus.

PMI berharap, keberadaan lebih dari 300 sumur ini dapat menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat Pidie Jaya.

Selain memenuhi kebutuhan air bersih, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga, memperkuat ketahanan lingkungan, serta mendukung aktivitas ibadah dengan lebih baik.

“Bantuan ini bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga simbol kepedulian dan solidaritas,” paparnya. 

Baca juga: Rusak Disapu Banjir, Warga Simpang Jernih- Aceh Timur Butuh Rumah Ibadah dan Sumur Bor

“Semoga masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan sumur ini dengan sebaik-baiknya,” tutup Ahmad Haeqal.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.