TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Satu unit bus pariwisata terperosok di bahu jalan nasional Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Jembrana, Minggu 8 Februari 2026 sore.
Adalah bus yang alami lakalantas dengan sebuah kendaraan pikap saat hendak mendahului kendaraan lain. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi di kilometer 122-123 Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Lingkungan Samiana, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana sekitar pukul 16.45 WITA.
Baca juga: Kecelakaan di Bali Sepekan, Truk Box VS Truk Molen, IKS Terpental dan Terlindas Truk Tangki
Kecelakaan melibatkan bus nomor polisi DK 9103 C dan juga pikap nomor polisi DK 8937 WE.
Peristiwa bermula dari kedua kendaraan yang bergerak dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.
Setibanya di TKP tepatnya di sebelah timur Monumen Lintas Laut Gilimanuk, kendaraan bus berpenumpang pemedek tersebut hendak mendahului kendaraan lain di depannya yakni pikap.
Baca juga: Tersambar Petir Saat Mancing di Danau Batur, Pemancing Asal Klungkung Tewas, 2 Orang Dilarikan ke RS
Tak disangka, kendaraan pikap juga hendak mendahului kendaraan lain di depannya.
Karena jarak yang berdekatan, bak bagian kanan pikap ditabrak oleh bus hingga akhirnya bus menghindar ke kanan dan terperosok di bahu jalan sebelah kanan.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Arya Agung Arjana Putra mengatakan, beruntung peristiwa tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa.
Namun, kedua kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan ringan pada bagian depan dan belakang. Kerugian material ditaksir sekitar Rp5 Juta.
Baca juga: Wah Juna Ditemukan Tak Bernyawa di Rumpun Bambu Muara Sungai Pantai Gumicik
"Beruntung tidak ada korban jiwa, semua selamat. Tapi kendaraan bus penyok pada bemper dan pikap penyok pada bak sebelah kanan karena benturan tersebut," jelas Kompol Arya Agung saat dikonfirmasi, Minggu 8 Pebruari 2026.
Dia mengimbau kepada seluruh pengendara agar tetap memperhatikan lalulintas saat dikonfirmasi jalur nasional Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk karena kondisinya yang padat lalulintas.
"Utamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Perhatikan lalulintas untuk menghindari hal yang tak diinginkan terjadi yang bisa saja berakibat fatal," imbaunya. (*)