TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Serpihan spare part motor terlihat berserakan okasi kecelakaan di Jalan Gatot Subroto, KM 5, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (8/2/2026).
Lokasi itu merupakan titik kecelakaan sepeda motor Honda Beat Warna Merah dengan nomor polisi BP 2943 WR dengan Honda Vario warna putih dengan nomor polisi BP 2580 PW.
Jalan itu adalah jalur utama yang menghubungkan wilayah Kota Tanjungpinang hingga ke Kabupaten Bintan.
Di sana tampak sejumlah pecahan kaca berukuran kecil berhamburan di badan jalan.
Spare part motor berbahan plastik itu pada umumnya berwarna hitam.
Sebagian sudah disatukan petugas dan di tumpukan di sebelah kiri jalan arah ke KM 4 Tanjungpinang.
Di atas aspal ada coretan dan gambar menggunakan pilok warna putih.
Satu pola berbentuk bulat, di tengahnya terlihat bekas darah yang sudah kering.
Kemudian gambar lain, menyerupai dua badan manusia yang berdekatan.
Gambar itu menunjukkan titik korban terjatuh pada saat kecelakaan.
Itu merupakan bekas olah tempat kejadian perkara (TKP) anggota Satlantas Polresta Tanjungpinang.
Kondisi ini jalan mulus, lurus dan tidak berlubang.
Gambar itu sangat mencolok, membuat pengendara yang melintas pun menyempatkan menoleh ke arah gambar itu.
Mereka seakan penasaran bagaimana kondisi jalan usai kecelakaan.
Jalan Gatot Subroto selama ini dikenal sebagai lokasi rawan kecelakaan.
Hal ini dibenarkan pengendara sepeda motor, Angga.
Dia menyampaikan, tahun 2025 lalu juga ada kecelakaan serupa, tempatnya tidak jauh dari kecelakaan dini hari tadi.
"Beberapa bulan lalu juga terjadi kecelakaan 50 meter dari TKP sekarang. Itu masih ada bekas tulisan warna putih," ujar Angga sembari menunjuk ke arah lokasi tersebut.
Dia menilai, jalan yang sempit menjadi penyebab utama kerap kali terjadi kecelakaan.
"Ukuran jalan terlalu kecil. Hanya satu jalur dan dua lajur saja. Salah belok dikit aja bisa celaka kita," akunya.
Pengendara yang melintas umumnya dalam kecepatan tinggi.
Ditambah lagi, beberapa lampu jalan di sepanjang jalan Gatot Subroto sudah rusak atau tidak berfungsi lagi.
Semoga pemerintah daerah bisa meninjau ulang kondisi lampu penerangan jalan umum ini.
"Kami kadang waswas saat melintas di area yang masih gelap," cerita dia.
Seorang warga Tanjungpinang, Ronal menyampaikan, jalan Gatot Subroto Tanjungpinang memang jadi langganan kecelakaan setiap tahun.
"Sudah banyak kejadian. Jalan Ahmad Yani Tanjungpinang juga sering Tabrakan," bebernya.
Rata-rata kecelakaan melibatkan pengendara sepeda motor.
"Semoga dengan adanya insiden ini, jadi pelajaran berharga untuk kita yang lain. Tetap waspada dan hati-hati selalu selama berkendara," pesan Ronal. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)