TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Juventus berpotensi melepas gelandang Belanda, Teun Koopmeiners, dan kans mendapat kerugian apabila benar-benar berniat melepas sang pemain.
Potensi Juventus melepas Teun Koopmeiners tak lepas dari minimnya dampak yang diberikan sang pemain.
Bianconeri menunjukkan kepercayaan pada gelandang Belanda tersebut dengan memberinya kesempatan satu musim lagi,
Tetapi penampilannya terus berada di bawah standar yang dibutuhkan.
Baca juga: Demi Kalahkan Pesaing dan Juventus untuk Gaet Tandem Jay Idzes, Inter Milan Gunakan Jalur Belakang
Baca juga: Lazio Belum Tanding Lawan Juventus, Maurizio Sarri Sudah Dibuat Ketar-ketir
Di Stadion Allianz, masih ada keinginan untuk mendukung Koopmeiners dan membantunya menemukan kembali performa yang pernah ia tunjukkan selama di Atalanta.
Staf pelatih akan terus bekerja dengannya dengan harapan ia dapat memperoleh kembali kepercayaan diri dan konsistensi.
Namun, dengan musim yang hampir berakhir, kesabaran mulai menipis.
Saat ini, Juventus mungkin akan kesulitan untuk mempertahankan Koopmeiners jika tidak ada peningkatan signifikan dalam beberapa minggu terakhir musim ini.
Sang pemain sendiri menyadari bahwa waktu semakin habis untuk membuktikan bahwa ia dapat sukses di Turin.
Sejauh ini, ia belum cukup membuktikan diri untuk mendapatkan kepercayaan penuh dari klub atau memantapkan dirinya sebagai pemain yang dapat diandalkan.
Meskipun Juventus masih percaya Teun Koopmeiners memiliki potensi untuk berkembang, kurangnya hasil nyata di lapangan telah menimbulkan kekhawatiran.
Bianconeri sudah mempertimbangkan kemungkinan untuk menggantinya, terutama jika penampilannya tidak mencapai level yang diharapkan dari seorang pemain inti reguler.
Namun, rencana untuk memperkuat skuad akan bergantung pada kemampuan mereka untuk menjualnya.
Untuk mendanai pengganti, Juventus perlu menjual pemain asal Belanda itu, tetapi situasi keuangan mempersulit keadaan.
Sebuah laporan dari Calciomercato memperkirakan bahwa klub perlu menjual Teun Koopmeiners sekitar 32,9 juta euro untuk menghindari kerugian modal.
Nilai tersebut mencerminkan investasi yang telah dilakukan Juventus padanya.
Berdasarkan performanya saat ini, menemukan pembeli yang bersedia memenuhi angka tersebut tampaknya sangat tidak mungkin.
Bahkan mendapatkan setengah dari jumlah tersebut pun bisa jadi sulit, yang menempatkan Juventus dalam posisi yang menantang.
Kecuali Teun Koopmeiners menunjukkan peningkatan performa yang dramatis sebelum musim berakhir, klub mungkin terpaksa memilih antara menerima kerugian finansial atau terus mendukung pemain yang belum memenuhi harapan.
(TribunJatimTimur.com)