Doa Hari Pertama Ramadan 2026 Arab Latin dan Artinya, Amalan Pembuka Penuh Berkah
Faiz Iqbal Maulid February 09, 2026 06:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Bulan suci Ramadan 2026 akhirnya tiba. Umat Islam di seluruh dunia menyambutnya dengan penuh suka cita, termasuk dengan mengamalkan doa-doa harian yang sarat makna. 

Salah satu doa yang banyak diamalkan adalah doa hari pertama Ramadan, yang berisi permohonan agar puasa dan ibadah malam diterima Allah SWT, serta diberikan ampunan atas segala dosa.

Membaca doa khusus di hari pertama Ramadan merupakan tradisi mulia untuk menjemput keberkahan dan memohon perlindungan dari segala godaan yang dapat membatalkan pahala puasa.

Dengan melafalkan doa yang tulus, kita mengawali bulan suci dengan niat yang bersih dan hati yang tunduk kepada Sang Pencipta.

Doa ini ditulis dalam bahasa Arab, dilengkapi dengan bacaan latin agar mudah diamalkan, serta artinya dalam bahasa Indonesia sehingga maknanya dapat dipahami dengan baik.

Berikut bacaan doa hari pertama Ramadan:

• Doa Ziarah Kubu Jelang Ramadhan 2026, Tradisi Umat Islam Mendoakan Orang Tua di Kuburan

Doa Hari Pertama Ramadan 2026

Arab:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِي فِيهِ صِيَامَ الصَّائِمِينَ، وَقِيَامِي فِيهِ قِيَامَ الْقَائِمِينَ، وَنَبِّهْنِي فِيهِ عَنْ نَوْمَةِ الْغَافِلِينَ، وَهَبْ لِي جُرْمِي فِيهِ يَا إِلَهَ الْعَالَمِينَ، وَاعْفُ عَنِّي يَا عَافِيًا عَنِ الْمُجْرِمِينَ.

Latin:

Allahumma aj‘al shiyaamii fiihi shiyaama ash-shaa’imiin, wa qiyaamii fiihi qiyaama al-qaa’imiin, wa nabbihnii fiihi ‘an nawmati al-ghaafiliin, wahab lii jurmii fiihi yaa ilaaha al-‘aalamiin, wa‘fu ‘annii yaa ‘aafiyan ‘anil mujrimiiin.

Artinya:

Ya Allah, jadikanlah puasaku di bulan ini sebagai puasa orang-orang yang benar-benar berpuasa, ibadah malamku sebagai ibadah orang-orang yang bangun malam, bangunkan aku dari kelalaian orang-orang yang lalai, ampunilah dosaku wahai Tuhan semesta alam, dan maafkanlah aku wahai Maha Pemaaf terhadap orang-orang yang berdosa.

Doa Menyambut Ramadan 2026 yang Dianjurkan Ustaz Adi Hidayat

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ  وَالسَّلامَةِ وَالإِسْلامِ  رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ

Allahumma ahillahu ‘alainaa bil yumni wal Imani wassalamati wal islami Rabbi wa Rabbukallahu.

Artinya:

“Ya Allah mohon hadirkan awal Ramadan kepada kami dengan penuh ketentraman, dan dengan penuh kekuatan iman, sehat dan selamat, dan dengan kekuatan islam Rabbi wa Rabbukallahu.”

Mengapa doa ini begitu dianjurkan? Ustadz Adi Hidayat membedah makna mendalam di balik setiap katanya.

• Doa Jelang Ramdhan 2026, Agar Maksimal Dalam Beribadah, Ragam Doa Pendek Yang Bisa Dipanjatkan

1. Ketenangan Hati (Bil Yumni)

Kata 'Bil Yumni' adalah permohonan agar kita menjalani puasa dengan hati yang tenang. Menurut UAH, banyak orang yang gelisah saat Ramadan tiba, entah karena belum siap lapar atau memikirkan biaya hidup yang membengkak. Doa ini adalah solusinya.

2. Kekuatan Iman (Wal Imani)

Pernahkah kamu melihat masjid penuh di awal Ramadan tapi sepi di pertengahan? Itu tanda iman yang fluktuatif.
“Hati-hati, ada isyarat dalam kalimat ini seakan-akan orang-orang yang kedapatan Ramadan itu cenderung menurun spiritnya saat Ramadan, bukan stabil,” ungkap Ustadz Adi Hidayat mengingatkan.

Padahal, menurutnya, "Padahal di awalnya allah berikan kekuaatan iman yang sama.” Dengan doa ini, kita memohon agar grafik keimanan kita tetap stabil atau bahkan menanjak hingga akhir bulan.

3. Kesehatan Fisik (Wassalamati)

Kata ini bermakna permohonan agar fisik kita sehat dan selamat, sehingga tidak ada halangan penyakit yang mengganggu kekhusyukan ibadah.

4. Kualitas Ibadah (Wal Islami)

UAH menekankan perbedaan Iman dan Islam di sini.

Jika Iman adalah baterai, maka Islam adalah wujud aktivitasnya. Kita berdoa agar tidak hanya semangat, tapi jenis dan kualitas ibadah (sholat, zakat, sedekah) kita juga meningkat.

5. Ikhlas Karena Allah (Rabbi wa Rabbukallahu)

Sebagai penutup, kalimat ini menegaskan tauhid. Bahwa segala lelah dan lapar kita, semata-mata hanya untuk Tuhan yang mengatur alam semesta, Allah SWT.

Kapan Ramadan 2026?

Awal Ramadan 2026 (1447 H) di Indonesia diperkirakan jatuh pada:

1. Versi Muhammadiyah: Rabu, 18 Februari 2026 (1 Ramadan 1447 H)

2. Versi Pemerintah (Kemenag/NU): akan ditetapkan melalui sidang isbat di akhir bulan Syaban 1447 H, sehingga kemungkinan besar berdekatan dengan tanggal tersebut, namun kepastian menunggu hasil rukyatul hilal.

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.