TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Persiwah Mempawah keluar sebagai juara Liga 4 Piala Gubernur Kalimantan Barat 2026.
Mereka menumbangkan PS Kubu Raya 2-0 di laga final yang berlangsung di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Pontianak, Minggu 8 Februari 2026 siang WIB.
Kedua tim tampil dengan kekuatan penuh demi meraih trofi juara sekaligus mencatatkan sejarah di kompetisi ini.
Babak pertama berlangsung ketat dan penuh jual beli serangan.
Persiwah Mempawah dan PS Kubu Raya sama-sama berupaya membuka keunggulan, namun rapatnya lini pertahanan membuat skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat.
Persiwah Mempawah tampil lebih menekan dan akhirnya berhasil memecah kebuntuan melalui sundulan pemain bernomor punggung 27, Muhamad Candra atau Ucup, yang sukses memanfaatkan peluang di depan gawang lawan.
• Anak Asal Sambas jadi Pemain Kunci Persiwah saat Meraih Juara Liga 4
Unggul satu gol, Persiwah Mempawah semakin percaya diri mengendalikan permainan.
PS Kubu Raya mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan, namun justru Persiwah kembali menambah keunggulan menjelang akhir pertandingan.
Gol kedua dicetak oleh Erwin Saputra, pemain bernomor punggung 21, yang memastikan kemenangan Persiwah Mempawah dengan skor 2-0.
Hingga peluit akhir dibunyikan wasit, keunggulan Persiwah Mempawah tidak mampu dikejar PS Kubu Raya.
Sebelumnya, pelatih kepala Persiwah Mempawah, Coach Didin menyiapkan bonus Rp30 juta untuk para pemain.
Ia menyebut bonus itu diberikan sebagai bentuk motivasi agar skuad Persiwah tampil habis-habisan, mengharumkan nama Kabupaten Mempawah, sekaligus mengukir sejarah di Liga 4.
"Saya menyiapkan bonus Rp30 juta buat pemain Persiwah Mempawah menjuarai Liga 4 Piala Gubernur Kalbar 2026," kata Coach Didin, Sabtu 7 Februari 2026.
Pemain Persiwah Mempawah, Aprialdi, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik atau MVP dalam laga final tersebut.
Pemain bernomor punggung 19 tersebut tampil konsisten dan impresif sepanjang turnamen hingga membawa timnya melangkah jauh di kompetisi bergengsi tingkat provinsi itu.
Aprialdi yang berasal dari Sadayan, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, menjadi sosok sentral di skuad Persiwah Mempawah.
Pemain yang membela tim berjuluk Laskar Opu Daeng Manambon ini tercatat tidak pernah tergantikan sejak fase grup hingga laga-laga krusial, sekaligus menjadi motor permainan tim di setiap pertandingan.
• Persiwah Mempawah Tegaskan Komitmen Pertahankan Pemain Lokal di Nasional
Usai menerima penghargaan Pemain Terbaik, Aprialdi mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraihnya.
Ia menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan banyak pihak.
"Alhamdulillah saya sangat bersyukur," ujar Aprialdi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua, keluarga, serta masyarakat yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap karier dan perjuangannya bersama Persiwah.
"Alhamdulillah ini juga berkat doa dan dukungan orang tua, keluarga, dan masyarakat Kabupaten Sambas, terutama juga masyarakat Mempawah. Terima kasih atas dukungannya," ucapnya.
Aprialdi berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi motivasi untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih baik bagi tim ke depannya.
"Semoga kita bisa lebih baik lagi ke depannya," tutup Aprialdi.
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!