Bantahan Pihak Denada Soal Perlakuan Emilia Contessa Pada Ressa, Tegaskan Tak Pilih Kasih: Sayang
Ika Putri Bramasti February 09, 2026 08:42 AM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Perseteruan antara Denada dan Ressa Rizky Rossano terkait pengakuan status anak kandung kini semakin memanas.

Di tengah polemik yang bergulir, Enrico Tambunan akhirnya angkat bicara untuk menanggapi situasi tersebut.

Nama Ressa Rizky Rossano belakangan mencuat setelah ia muncul ke hadapan publik dan mengklaim sebagai anak biologis Denada.

Tak hanya berhenti pada pengakuan, Ressa bahkan melangkah lebih jauh dengan mengajukan gugatan resmi terhadap Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Gugatan tersebut dilayangkan dengan tuduhan penelantaran anak.

Dalam gugatannya, Ressa juga menuntut ganti rugi materiil yang nilainya tak sedikit, yakni mencapai Rp7 miliar.

Menanggapi kisruh yang berkembang, Enrico Tambunan hadir sebagai bintang tamu di acara Rumpi No Secret yang dipandu Feni Rose.

Adik kandung Denada menyayangkan nama sang ibu, mendiang Emilia Contessa, ikut terseret dalam konflik tersebut.
Adik kandung Denada menyayangkan nama sang ibu, mendiang Emilia Contessa, ikut terseret dalam konflik tersebut. (Instagram @denadaindonesia)

Baca juga: Adjie Pangestu, Teuku Ryan, Muncul Iwa K Dituding Ayah Bilogis Ressa, Ungkap Hubungan dengan Denada

Dalam kesempatan itu, Enrico mengungkapkan rasa prihatin atas konflik yang terjadi, sekaligus berusaha meluruskan sejumlah informasi yang dinilainya tidak sesuai dengan fakta.

Adik kandung Denada tersebut menyayangkan nama sang ibu, mendiang Emilia Contessa, ikut terseret dalam konflik tersebut.

Menurut pemilik nama lengkap Enrico Whenry Rizky Tambunan itu, keterlibatan nama ibunya dalam isu ini sangat disesalkan, terlebih Emilia Contessa sudah meninggal dunia.

Enrico pun mengungkapkan perlakukan Emilia pada Ressa Rossano.

"Saya pikir kok ini permasalahan antara apa dengan apa tapi sekarang yang dijelek-jelekan nama mama saya," ucap Enrico, dikutip dari YouTube TRANS TV Official, Minggu (8/2/2026).

"Dan itu yang bikin keluarga menjadi kecewa," sambungnya.

Enrico juga meluruskan tudingan yang menyebut Emilia membiarkan Ressa Rossano untuk tinggal di gudang, jauh sebelum pemuda 24 tahun itu tahu bahwa dia anak kandung Denada.

Dikatakan Enrico, tempat itu bukan gudang, melainkan paviliun.

Bahkan, anak kedua Emilia Contessa ini memperlihatkan chat almarhumah yang tampak perhatian dengan Ressa.

"Tadi Rico juga sempat mengirimkan fotonya gitu ya. Ini foto kondisi kamarnya. Dan ada ada chatnya juga ini ya. Ini chatnya dari almarhumah gitu ya," kata Feni Rose.

"'Kerja kelompok di kamar dia, bikin makalah bareng delapan orang kayak cendol. Begitu pada pulang semua dibersihkan, kamar mandi disikat, diobatin, sprei diganti', gitu.

"Rico kalau kamu melihat ini nih berarti memang menggambarkan almarhumah mama Ibu Emilia Contessa tuh memang seperhatian itu ya," lanjutnya.

Enrico menegaskan, semasa hidupnya, wanita bernama asli Nur Indah Citra Sukma Hati tersebut tidak pernah membeda-bedakan perlakuan terhadap Ressa maupun anggota keluarga lainnya.

"Sangat. Dan bukan hanya sama Ressa aja, sama sepupu-sepupu saya ya begitu sayangnya dia," terang Enrico.

Adik Denada Bantah soal Emilia Contessa Pekerjakan Ressa sebagai Sopir dengan Gaji Tak Layak

Lewat podcast bersama Denny Sumargo, Ressa hanya meminta Denada mengakuinya sebagai anak.

Dalam podcast Ressa bersama dengan suami Olivia Allan itu, terungkap momen saat ia bekerja bersama Emilia Contessa sebagai sopir.

Semasa hidupnya, Emilia Contessa pernah maju sebagai calon anggota legislatif dan terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia periode 2014–2019.

Kabarnya di saat itu Emilia meminta Ressa untuk menjadi sopir pribadinya.

Hal itu diungkap oleh kakak Ipar Ressa, Ronald Armada Wiyono.

"Nah, Ressa ini sering diajak sama bundanya (Emilia) waktu itu. Apalagi ketika Bunda itu masih mencalonkan diri sebagai anggota dewan, itu (Ressa) pernah dipekerjakan sebagai sopirnya," ungkap Ronald yang turut hadir dalam podcast Denny Sumargo.

Saat bekerja dengan bintang film Bulan di Atas Kuburan itu, Ressa disebut menerima upah sebesar Rp2 juta.

"(Digaji) Rp2 juta per bulan," tambahnya.

Pernyataan dari pihak Ressa Rosano itu kini menjadi sorotan oleh adik Denada, Enrico.

Lewat unggahan di Instagram pribadinya, pria yang akrab disapa Rico itu memberikan kalrifikasi soal ibundanya yang pernah mempekerjakan Ressa sebagai sopir.

Dalam klarifikasinya, Enrico menyoroti soal gaji yang diberikan ibundanya kepada Ressa yang dianggap tidak layak.

"Dibilang kayak katanya seolah-olah mama saya mempekerjakan resa dengan gaji yang tidak manusiawi. Secara tulus hati dan secara rendah hati saya mau katakan Mama saya bukan orang yang seperti itu," ungkapnya dikutip Selasa (3/2/2026).

Ditegaskan oleh Rico, mendiang Emilia sangat menyayangi keluarganya, pun juga dengan keluarga besarnya.

"Dia sangat amat sayang sama semua keluarganya dia, keluarga dasarnya dia," tambahnya.

Diungkapkan oleh Enrico, alasan Ibunya menjadikan Ressa sebagai sopir, agar ia bisa belajar bekerja sama seperti saat Emilia mendidik anak-anak dan cucunya.

Enrico mengatakan sang Ibu juga telah mendidik cucunya untuk mengenal pekerjaan saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Dia mau mengajarkan kepada anak-anaknya, cucu-cucunya, keponakan-keponakan gitu ya untuk semuanya rajin bekerja, bisa bekerja."

"Bahkan dia juga lah yang mengajarkan kepada saya bahwa anak saya didik untuk bekerja, oleh sebab itu anak saya semenjak di SMP dia sudah kerja di Burger King atau di Hungry Jack namanya kalau di tempat kami disini, dan dia bekerja semenjak SMP itu adalah karena ajaran dari mama saya demikian pula juga untuk keluarga yang lain termasuk juga kepada Ressa," urai pria yang kini tinggal di Amerika Serikat ini.

(Tribunnews.com/Indah Aprilin/Gabriella)

  • Jangan lewatkan berita-berita TribunNewsmaker.com tak kalah menarik lainnya di Google News , Threads dan Facebook 
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.