Pembunuhan Tragis Ibu Muda di Lebong Bengkulu Terungkap, Suami Dalang di Balik Kasus
Muliadi Gani February 09, 2026 02:45 PM

 

PROHABA.CO -  Kasus pembunuhana seorang wanita terjadi di Bengkulu.

Misteri kematian seorang ibu muda, Aulia Zakrike (19), di Desa Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong, Bengkulu, akhirnya terungkap. 

Korban yang ditemukan tewas mengenaskan pada Kamis (5/2/2026) ternyata dibunuh oleh suaminya sendiri, Oga Yunanda (23).

Polisi berhasil membongkar skenario licik pelaku yang sempat berpura-pura sedih dan menciptakan alibi untuk menutupi aksi kejinya.

Ironisnya, korban sedang mengandung dan baru menikah selama kurang lebih tiga bulan.

Kronologi Penemuan Jasad 

Peristiwa tragis ini bermula saat ayah korban, Zamzami (50), pulang dari pasar dan menemukan putrinya tergeletak tak bernyawa di dalam kamar dengan luka sayatan di leher.

Sebelum jasad korban ditemukan, Oga Yunanda sempat menghubungi ayah mertuanya dengan dalih memiliki “firasat buruk” mengenai kondisi istrinya.

Pelaku juga hadir di rumah duka, ikut proses evakuasi ke RSUD Lebong, dan mengikuti acara takziah sebelum akhirnya ditangkap pada Jumat (6/2/2026) malam di kediaman orang tuanya di Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya, tanpa perlawanan.

Baca juga: Motif Suami Bunuh Istri di Ciputat Tangsel Dipicu Masalah Cemburu

Motif Pembunuhan

Kasat Reskrim Polres Lebong, AKP Darmawel Saleh, menyatakan motif utama pelaku adalah sakit hati dan dendam yang menumpuk.

Beberapa faktor yang memicu aksi keji itu antara lain:

Penolakan hubungan intim: Pelaku mengajak korban berhubungan badan, namun ditolak dan sempat melakukan perlawanan.

Masalah ekonomi: Oga tidak memiliki pekerjaan tetap, yang sering memicu konflik dan membuat keluarga korban meminta pelaku kembali ke rumah orang tuanya.

Sakit hati terhadap ucapan korban: Pelaku merasa direndahkan oleh korban terkait persoalan ekonomi keluarga.

Baca juga: Karhutla di Aceh Barat Hanguskan 58,7 Hektare, Api Berhasil Dipadamkan

Fakta Mengejutkan Hasil Otopsi

Proses otopsi mengungkap fakta mengerikan: leher korban nyaris putus akibat sayatan dan cekikan, serta ditemukan cairan yang diduga sperma bercampur darah pada organ intim korban.

Hal ini menunjukkan pelaku diduga tetap memaksakan kehendaknya saat korban sudah lemas setelah dicekik. 

Pelaku mengaku panik dan takut dilaporkan keluarga maupun pihak kepolisian, sehingga mengambil pisau dapur untuk memastikan korban meninggal.

Setelah melakukan olah TKP dan menemukan sejumlah kejanggalan pada kondisi kamar yang berantakan, Sat Reskrim Polres Lebong di bawah pimpinan AKBP Agoeng Ramadhani segera mempersempit kecurigaan kepada sang suami.

Oga ditangkap tanpa perlawanan di kediaman orang tuanya di Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya, usai menghadiri takziah.

Setelah diamankan dan diperiksa polisi, Oga Yunanda mengakui seluruh perbuatannya.

Ia juga menyadari bahwa tindakannya telah merenggut nyawa janin yang dikandung istrinya.

“Menyesal, pak, saya,” ucap pelaku singkat.

Saat ini, Oga Yunanda telah diamankan di Mapolres Lebong untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

Baca juga: Suami Bunuh Istri di Pidie Jaya Ditangkap di Tempat Persembunyian Kawasan Gampong Deah Pangwa 

Baca juga: Polres Asahan Amankan Suami Diduga Bunuh Istri di Kisaran Barat

Baca juga: ISBI Aceh Perkuat Kerja Sama dengan Pusjar SKMK LAN RI

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.