Gen Bergerak Kembali Gelar Aksi, Kini Tambal Jalan Berlubang
Joseph Wesly February 09, 2026 02:50 PM

 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI- Gen Bergerak (GenBurgeract), kembali melakukan aksi sosial berupa penambalan jalan di Bekasi.

Kota Bekasi dan Bekasi diketahui saat ini memiliki banyak titik lubang. Kondisi musim penghujan juga menambah kerusakan jalan yang terlanjur berlubang.

Khawatir jalan berlubang kembali merengut korban, para pemuda ini kembali bergerak dan melakukan aksi nyata.

Kali ini mereka menambal beberapa titik jalan di Bekasi. Menggunakan dana dari swadaya, mereka bersama-sama patungan untuk menambal jalan.

Bersihkan Halte hingga Tandai Jalan Rusak

Aksi yang dilakukan GenBurgeract beragam, mulai dari membersihkan halte, menandai jalan rusak, hingga menyusuri titik-titik rawan kecelakaan.

Kegiatan tersebut kerap dilakukan pada malam hari dan didokumentasikan melalui akun Instagram @genburgeract sebagai sarana edukasi dan informasi bagi masyarakat.

Berangkat dari Keresahan Bersama

Salah satu anggota GenBurgeract, Ilham Haristianto (26), mengatakan gerakan ini lahir dari keresahan yang telah lama dirasakan bersama sebagai warga Bekasi.

Menurutnya, banyak persoalan fasilitas sosial dan fasilitas umum yang kondisinya jauh dari kata layak, namun sering luput dari perhatian.

“Sebenarnya kami sudah lama merasakan keresahan yang sama. Akhirnya kami bergerak atas dasar apa adanya, tanpa embel-embel apa pun,” ujar Ilham dikutip dari kompas.com

Ruang Tengah untuk Anak Muda

Ilham menjelaskan, GenBurgeract hadir sebagai ruang tengah bagi masyarakat, khususnya anak muda, yang memiliki kegelisahan serupa tetapi tidak tahu harus memulai dari mana.

Mereka menyajikan informasi dan edukasi dengan pendekatan visual layaknya media, agar kondisi di lapangan bisa diketahui publik secara luas.

“Kami survei, dokumentasikan, lalu kami sajikan supaya orang tahu kondisi sebenarnya,” kata dia.

Swadaya dan Sesuai Kemampuan

Terkait pendanaan, seluruh aktivitas GenBurgeract masih dilakukan secara swadaya melalui dana pribadi yang dikumpulkan bersama.

Ilham menegaskan, bentuk aksi disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki, tanpa melakukan pekerjaan besar seperti pengaspalan jalan.

“Kami pakai resource yang ada. Mulai dari piloks untuk marka peringatan, alat kebersihan pribadi, sampai tenaga sendiri,” ujarnya dikutip dari thread @genburgeract

Dorong Budaya Bergerak

Ilham berharap gerakan ini bisa memicu kesadaran dan keberanian warga, terutama anak muda, untuk bergerak lebih dulu tanpa menunggu sempurna.

“Anak muda itu bergerak dulu saja. Soal kritik atau tanggapan, itu bagian dari diskusi dan evaluasi,” katanya.

Melalui aksi-aksi kecil tersebut, GenBurgeract berharap perhatian terhadap keselamatan dan kelayakan fasilitas umum di Kota Bekasi semakin meningkat.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.