55 SPPG di Sumsel Ditenggat 1 Bulan Miliki SLHS, Jika Tak Penuhi Syarat Operasional Dapur MBG Distop
Odi Aria February 09, 2026 03:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Dari total 660 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), masih terdapat 55 SPPG yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Padahal, sertifikat tersebut menjadi syarat utama dalam penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palembang, Nurya Hartika, mengatakan dari ratusan SPPG yang ada di Sumsel, sebanyak 180 SPPG berada di Kota Palembang.

“Dari total 660 SPPG tersebut, masih ada 55 SPPG yang belum memiliki SLHS dan saat ini masih dalam proses pemenuhan,” ujar Nurya Hartika saat ditemui di Kantor Gubernur Sumsel, Senin (9/2/2026).

Nurya menjelaskan, pihaknya terus mendorong percepatan pemenuhan SLHS. KPPG Palembang telah mengeluarkan surat edaran pada 27 Januari 2026 yang memberikan waktu satu bulan kepada seluruh SPPG untuk melengkapi sertifikat tersebut.

“Apabila SPPG tidak memiliki atau belum melengkapi SLHS hingga batas waktu yang ditentukan, maka operasionalnya akan dihentikan,” tegasnya.

Saat ini, puluhan SPPG yang belum memenuhi ketentuan masih diberikan kesempatan untuk melengkapi persyaratan.

Namun, jika hingga batas waktu yang ditetapkan belum juga terpenuhi, maka operasional penyaluran MBG akan dihentikan sementara.

Menjelang bulan Ramadan, Nurya juga menyampaikan bahwa pola penyaluran MBG akan disesuaikan dengan kondisi puasa.

Menu makanan yang diberikan nantinya berupa makanan kering dengan daya tahan antara satu hingga tiga hari.

“Menu kering seperti abon, roti, susu, dan bahan makanan lain yang nilai gizinya tetap terjaga,” jelasnya.

Meski demikian, petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan MBG selama Ramadan masih akan diperbarui.

Hal ini dikarenakan Ramadan tahun ini menjadi yang pertama dalam pelaksanaan program MBG.

Untuk pola distribusi, KPPG Palembang akan menyesuaikan dengan jadwal sekolah dan posyandu. Kepala SPPG di masing-masing wilayah diminta berkoordinasi langsung dengan pihak sekolah dan posyandu agar penyaluran MBG tetap berjalan efektif dan tepat sasaran.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.