Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Program ketahanan pangan Satu Desa Satu Hektare (SADESAHE) di Kabupaten Rejang Lebong kembali menunjukkan hasil positif.
Desa Sumberejo Transad Kecamatan Bermani Ulu Raya melaksanakan Panen Raya Jagung Hibrida F1 Bhayangkara pada Senin (9/2/2026).
Panen jagung dilakukan di lahan seluas 2 hektare yang merupakan alokasi dari Dana Desa tahun 2025. Dari lahan tersebut, hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 15 ton jagung.
Kapolsek Bermani Ulu Iptu Ronal Pasaribu menyampaikan, kegiatan panen raya ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Yakni dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Desa Sumberejo Transad berhasil meraih Juara Harapan I Lomba SADESAHE Provinsi Bengkulu.
Dimana bahkan menerima hadiah sebesar Rp 100 juta saat pengumuman pada 27 Januari 2026 lalu.
Selain itu, Pemkab Rejang Lebong juga memberikan penghargaan kepada Desa Sumberejo Transad dan Kapolsek Bermani Ulu atas peran aktif sebagai pembina desa dalam lomba SADESAHE.
Baca juga: Paket MBG untuk Balita di Rejang Lebong Cuma Dibungkus Plastik, SPPG Akhirnya Buka Suara
Sesuai amanat Presiden RI dan arahan Kapolda Bengkulu, Polri berkomitmen mendampingi dan menggerakkan desa serta kelompok tani untuk menanam jagung.
Oleh karena itu, kegiatan ini akan terus dilaksanakan kedepannya.
“Swasembada pangan adalah kunci keamanan dan kemerdekaan bangsa. Komitmen Polri tidak pernah surut dalam mengawal program ketahanan pangan, termasuk menjadikan Bengkulu sebagai daerah penghasil jagung,”lanjutnya.
Adapun hasil panen jagung nantinya akan dikeringkan oleh koperasi desa dan dijual ke Bulog. Keuntungan dari penjualan tersebut akan dimanfaatkan untuk Pendapatan Asli Desa (PAD), pengelolaan kelompok tani, serta biaya sewa lahan.
"Untuk hasil panen ini akan masik ke PAD desa dan ada juga dibagikan ke pengelola poktan-nya,"tutup Kapolsek.
Sementara itu, Kades Sumberejo Transad, Suwandi menyampaikan bahwa mereka sangat terbantu dengan program ini. Program SADESAHE memberikan dampak positif bagi desa, tidak hanya dalam mendukung ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Kami sangat menyambut program ini, karena selain mendukung ketahanan pangan juga membantu perekonomian masyarakat,"tutup Suwandi.