Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto mengatakan, korban yang tewas di indekos Jalan Untung Surapati terakhir bertemu dengan ibu kos dan ada seseorang pria.
"Hasil rekaman CCTV bahwa korban tersebut tewas dengan wajah yang terbungkus plastik dan lakban di mukanya terakhir berkomunikasi dengan ibu kos dan ada seorang pria yang mengantar korban ke indekos," kata Kompol Gigih Andri Putranto, saat diwawancarai awak media di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (9/2/2026).
"Kalau terakhir korban berkomunikasi dari informasi adik korban komunikasinya melalui WA grup whatsapp," terusnya.
Jasad korban sudah diambil keluarganya dan telah dilakukan kremasi.
Polisi masih mendalami kasus tersebut.
Baca Juga Sederet Fakta Jasad Driver Ojol Terbungkus Plastik di Indekos Bandar Lampung
Gigih saat ditanya informasinya dari saksi terakhir bertemu dengan Mr X tersebut, Gigih mengatakan pihaknya masih mendalami.
Pihaknya melakukan penyelidikan bersama Polsek Kedaton dan dibackup Polda Lampung.
Polisi melakukan serangkaian penyelidikan terkait keterangan dari 5 saksi.
"Kami masih melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi lainnya, kami sudah kordinasi dengan forensik dan juga telah melakukan otopsi," ujarnya.
Ia mengatakan, dari semua serangkaian penyelidikan dan masih didalami untuk menyimpulkan.
"Nantinya hasil dari penyelidikan akan kami sampaikan, kalau benar itu bunuh diri atau tidaknya," kata dia.
Pihak keluarga telah menerima dan polisi menyampaikan turut berdukacita mendalam kepada keluarga.
"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan harapan untuk membuka tabir peristiwa tersebut agar terang," kata Gigih.
Gigih menjelaskan bahwa polisi telah menyampaikan kepada adik korban ada keluarganya meninggal dunia.
Korban ditemukan tewas di dalam indekos wilayah hukum Polsek Kedaton.
Setelah dikonfirmasi keluarga atau adik korban telah membenarkan bahwa korban tersebut kakaknya.
Keluarga korban datang ke Polresta Bandar Lampung dan melihat bahwa benar kakaknya yang meninggal dunia tersebut.
Saat ditanya alasan korban datang ke Bandar Lampung dari Tangerang, Banten, Gigih menjelaskan pihaknya masih mendalaminya.
"Kami masih melakukan penyelidikan lebih dalam untuk membuka tabir tersebut," ucapnya.
Pihaknya mengamankan barang korban seperti handphone dan dompet korban yang berisi uang.
"Kami masih mendalami peristiwa untuk mengungkap pelakunya, barang bukti yang ada saat ini dikoordinasikan dengan labfor," kata Gigih.
Saat ditanya handphone korban ditemukan akan tetapi SIM card hilang, polisi saat ini masih mendalami proses tersebut.
"Memang itu masih kami dalami dan diproses lebih lanjut, karena kami mencari dan menyelidiki ke belakang," kata Gigih.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)