Menteri Hukum Umumkan Rencana Seleksi CPNS 2026, Cari Lulusan IT hingga Ahli Kimia dan Fisika
Adi Suhendi February 09, 2026 10:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Menteri Hukum (Menkum), Supratman Andi Agtas, mengumumkan rencana pembukaan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Hukum pada tahun 2026 ini.

Estimasi kuota kebutuhan mencapai 700 hingga 900 orang.

"Tahun ini Kementerian Hukum mungkin akan menerima formasi Pegawai Negeri Sipil. Saya dengar-dengar kemungkinan jatahnya di antara 700 sampai 900 orang," kata Supratman dalam acara What’s Up Kemenkum–Campus Calls Out Menteri Hukum bertajuk “Royalti Musik di Ruang Publik: Di Mana Batas Keadilan?” di Balairung Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Senin (9/2/2026).

Menurut Supratman, rekrutmen kali ini akan sangat selektif dan memprioritaskan talenta-talenta yang relevan dengan digitalisasi layanan publik.

Ia menyebut, Kementerian Hukum tengah menargetkan digitalisasi penuh terhadap 450 layanan publiknya pada akhir tahun ini melalui super apps bernama "Pasti dengan Jempol".

Baca juga: Rekrutmen CPNS Kemenkeu Tahun 2026 Dibuka Secara Hybrid, Termasuk Lulusan SMA

"Adik-adik tidak perlu ke Kementerian Hukum semua by digital lewat super apps Kementerian Hukum yang namanya super app pasti dengan jempol," ujarnya. 

Supratman secara spesifik mengundang lulusan terbaik yang menguasai teknologi informasi untuk bergabung. 

Namun, tak hanya bidang teknologi, ia juga menegaskan kebutuhan mendesak akan sarjana berlatar belakang sains murni untuk ditempatkan di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Baca juga: Bocoran Pendaftaran CPNS 2026 Akan Dibuka, BKN Minta Formasi Fresh Graduate Lebih Banyak

"Saya butuh orang-orang yang ahli kimia. Saya butuh orang-orang yang ahli fisika. Saya butuh orang-orang yang ahli farmasi, biologi karena di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual membutuhkan Anda semua untuk berkarier di sana," tutur Supratman. 

Politikus Partai Gerindra ini berharap agar mahasiswa yang hadir dan akan lulus tahun ini dapat memanfaatkan peluang tersebut.

"Semoga yang hadir di sini tahun ini ada yang selesai dan terbuka formasinya, saya tunggu manusia-manusia unggul dari adik-adik saya semua," ungkap Supratman.

Sinyal Pendaftaran CPNS 2026 Dibuka

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyinggung bahwa proses pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 berjalan sesuai rencana.

Langkah ini menjadi angin segar bagi jutaan pencari kerja, khususnya generasi muda yang ingin berkontribusi langsung dalam pembangunan nasional melalui jalur birokrasi.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa pembukaan CPNS tahun 2026 akan difokuskan pada formasi strategis, termasuk sektor pendidikan, kesehatan, teknologi informasi, dan pelayanan publik.

Pemerintah juga berkomitmen memperluas akses bagi putra daerah agar bisa mengabdi di wilayah masing-masing.

“Kami ingin memastikan bahwa birokrasi kita diisi oleh talenta terbaik dari seluruh penjuru Indonesia. CPNS 2026 adalah momentum untuk memperkuat pelayanan publik yang inklusif dan profesional,” ujar Purbaya.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan, sistem rekrutmen CPNS 2026 akan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan berbasis kompetensi.

Penggunaan teknologi digital dalam proses seleksi akan diperkuat, termasuk integrasi data, pengawasan daring, dan pengujian berbasis CAT (Computer Assisted Test).

Sinyal serupa diungkap oleh Direktur R and D dan Kurikulum Akses Education Centre, Rachmad Nurcholis yang meminta masyarakat bersiap menghadapi tes CPNS

Menurut data internal Akses Education Centre peminat CPNS datang dari berbagai latar belakang dan usia mulai dari lulusan baru hingga profesional berpengalaman.

Menariknya, mayoritas berasal dari putra daerah yang ingin kembali mengabdi di wilayah masing-masing.

“Semangat ini bukan hanya soal mencari pekerjaan, tapi tentang kontribusi nyata membangun bangsa dari dalam,” kata Rachmad pada Selasa (23/9/2025).

Rachmad juga menyoroti peningkatan kualitas sistem seleksi CPNS.

Penggunaan teknologi, transparansi, dan pendekatan berbasis kompetensi dinilai membuat proses rekrutmen semakin kredibel.

“Ini langkah maju yang membuat kepercayaan publik semakin tinggi. Dengan sistem yang makin terbuka, masyarakat yakin bahwa siapa pun bisa lolos, asalkan benar-benar siap,” jelasnya.

Lebih lanjut Rachmad mengajak generasi muda untuk menyambut CPNS 2026 dengan persiapan serius.

“Pemerintah sudah membuka jalan, tinggal bagaimana kita menjawabnya. Ini adalah kesempatan emas untuk berkarya dan berkontribusi,” ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.