Viral Pria Diduga Gendong Mayat di Jakarta Barat, Polisi Pastikan Isi Karung Bukan Jenazah
M Zulkodri February 09, 2026 11:17 PM

 

POSBELITUNG.CO--Warga Jakarta Barat sempat dibuat geger oleh beredarnya sebuah video CCTV yang menampilkan seorang pria berjalan malam hari sambil memikul karung berukuran besar.

Rekaman tersebut viral di media sosial setelah pria itu dituding membawa mayat.

Pria dalam video itu diketahui bernama Dedi Suherli.

Ia terlihat melintas di sebuah gang perumahan dengan mengenakan kaus hitam dan celana jins, sambil memanggul karung yang menimbulkan kecurigaan warga.

Video tersebut diketahui direkam kamera pengawas di wilayah RT 012 RW 06, Krendang, Tambora, Jakarta Barat, pada Sabtu (7/2/2026) malam.

Karena dilakukan pada malam hari dan karung tampak besar serta berat, warganet ramai berspekulasi bahwa isi karung tersebut adalah jasad manusia.

Kegaduhan di media sosial pun memicu aparat kepolisian untuk turun tangan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan mengatakan pihaknya langsung menurunkan tim untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

“Benar, pria tersebut membawa biawak. Anggota kami sudah langsung cek ke lokasi,” ujar Arfan saat dikonfirmasi, Minggu (8/2/2026).

Ia menegaskan, setelah dilakukan pengecekan, tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

“Sudah dipastikan memang biawak yang dibawa oleh pria tersebut,” tambahnya.

Meski tidak melanggar hukum, polisi tetap memberikan pembinaan kepada Dedi di Polsek Tambora, mengingat aksinya telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Kronologi Versi Dedi

Dedi kemudian angkat bicara untuk meluruskan isu yang berkembang.

Ia mengaku awalnya sedang mengamen di kawasan Lampu Merah Petojo, Gambir, Jakarta Pusat, sebelum melihat seekor biawak di Kali Petojo.

Menurut pengakuannya, biawak tersebut ia lempari hingga naik ke darat dan berhasil ditangkap.

Biawak berukuran cukup besar itu lalu dimasukkan ke dalam kardus dengan tujuan untuk dijual.

“Saya tangkap biawaknya, saya masukin ke kardus. Rencananya mau dijual ke daerah Lokasari,” ujar Dedi dalam video klarifikasi yang diunggah akun Instagram jacklyn_choppers, milik tim Jatanras Polda Metro Jaya.

Namun, setibanya di Lokasari, upaya menjual biawak tersebut tidak membuahkan hasil. Tidak ada pembeli yang berminat.

Karena itu, Dedi memutuskan membawa biawak tersebut kembali ke rumah kontrakannya di wilayah Tambora.

Dalam perjalanan pulang, ia mengganti kardus dengan karung agar lebih mudah dibawa.

Tanpa disadari, langkahnya saat memikul karung itulah yang terekam kamera CCTV dan kemudian menyebar luas di media sosial.

“Orang nyangkanya saya bawa mayat, ternyata biawak,” ucap Dedi.

Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Dalam video klarifikasi tersebut, Dedi juga menunjukkan bahwa biawak yang dibawanya masih berada di rumahnya.

Ia memastikan hewan tersebut tidak mati dan bukan jenazah manusia seperti yang ramai ditudingkan warganet.

Dedi pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi akibat viralnya video tersebut.

“Minta maaf ya, sudah bikin rame, bikin viral. Maaf ya pak, itu bukan mayat, itu biawak,” katanya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak langsung berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, terutama dari potongan video tanpa konteks yang jelas.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa informasi di media sosial dapat dengan cepat memicu kepanikan publik, meski faktanya tidak selalu seperti yang dibayangkan.

(Tribunjakarta.com/Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.