TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Direktorat Samapta Polda Metro Jaya melakukan kurvey sekaligus aksi bersih-bersih di Musala Baitul Khoir, Jalan Kebon Pala RT 13 RW 04, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin (9/2/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi banjir di kawasan yang kerap terdampak luapan Kali Ciliwung saat musim hujan.
Musala tersebut diketahui berulangkali terdampak dari terjangan banjir yang memasuki permukiman.
Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, petugas awalnya melakukan pengecekan rumah ibadah untuk memastikan kondisi bangunan tetap aman.
Nantinya, rumah ibadah itu juga disiapkan saat situasi darurat, jika sewaktu-waktu banjir kembali merendam permukiman warga Kebon Pala.
"Kami melaksanakan kurvey sekaligus kerja bakti agar rumah ibadah tetap bersih, aman, dan dapat dimanfaatkan warga, termasuk sebagai titik kumpul sementara jika terjadi kondisi darurat seperti banjir," kata Wahyu.
Dalam kegiatan tersebut, personel Sie Pammat Subdit Gasum Dit Samapta Polda Metro Jaya melakukan pengecekan kondisi musala.
Kemudian, petugas yang dikomandoi AKP Ali Hajar juga membersihkan area luar dan dalam bangunan.
Sejumlah perlengkapan antisipasi banjir juga disiagakan di area musala, di antaranya kendaraan operasional, life vest, jas hujan, hingga perahu kano sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Wahyu menambahkan, kehadiran personel di wilayah rawan banjir merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keselamatan warga serta memperkuat sinergi dengan masyarakat.
"Kegiatan ini juga menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga kamtibmas tetapi juga membantu kesiapsiagaan menghadapi bencana," ujarnya.