TRIBUNTRENDS.COM - Media sosial gampar dengan pembicaraan dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh pemilik brand Thanksinsomnia, Mohan Hazian.
Korbannya adalah salah satu talent pemotretan dan pembuatan video untuk brand yang diduga milik Mohan Hazian.
Berawal dari curhatan di utas X, kasus ini meledak hingga ditanggapi oleh Mohan Hazian.
Baca juga: Pesulap Merah Disebut Tak Berani Temui Ibu Mertua di Pemakaman Istri Pertama, Harusnya Minta Maaf!
Pemilik brand Thanksinsomnia, Mohan Hazian, terseret dalam dugaan kasus pelecehan seksual terhadap salah satu talent yang bekerja sama dengannya.
Tuduhan tersebut mencuat ke publik setelah pengakuan seorang perempuan di media sosial dan kemudian disebut berkembang melibatkan lebih dari satu korban.
Kasus ini pun menjadi sorotan luas di jagat maya, terutama karena menyeret nama brand fesyen yang cukup dikenal di kalangan anak muda.
Dugaan kekerasan seksual ini bermula dari unggahan akun @aarummanis di platform X. Dalam sebuah utas panjang, pemilik akun tersebut membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang dialaminya saat bekerja sebagai talent pemotretan dan pembuatan video untuk sebuah brand yang diduga milik Mohan Hazian.
Menurut penuturannya, sesi pemotretan yang berlangsung pada Mei 2025 berjalan normal tanpa adanya kejanggalan. Namun, situasi berubah setelah kegiatan selesai.
Saat hendak berpamitan pulang, korban mengaku diajak makan oleh Mohan di depan talent scouter. Ajakan tersebut disebut menjadi awal dugaan tindak kekerasan seksual.
Korban menuturkan bahwa ajakan makan itu diduga hanya menjadi dalih. Ia mengaku mengalami tindakan tidak pantas, mulai dari dipaksa, dicium, hingga Mohan disebut melakukan masturbasi di atas dirinya.
Pengakuan tersebut memicu reaksi luas warganet dan mendorong munculnya dugaan bahwa korban tidak hanya satu orang.
Menanggapi isu yang berkembang, pihak Thanksinsomnia mengeluarkan pernyataan resmi. Dalam klarifikasinya, brand tersebut menegaskan bahwa Mohan Hazian sudah tidak lagi terlibat dalam kerja sama maupun kepemilikan brand.
Thanksinsomnia menyatakan Mohan telah dinonaktifkan dari seluruh aktivitas operasional dan profesional sejak 9 Februari 2026.
“Perlu kami tegaskan bahwa isu yang berkaitan dengan saudara Mohan Hazian merupakan masalah pribadi,” tulis pihak brand dalam pernyataan resminya.
Pihak manajemen juga menekankan bahwa kasus tersebut tidak berkaitan dengan kegiatan operasional perusahaan saat ini.
Sementara itu, Mohan Hazian angkat bicara melalui sebuah video klarifikasi. Ia secara tegas membantah tuduhan pelecehan seksual yang diarahkan kepadanya.
“Halo, saya Mohan Hazian. Kalian pasti sudah baca di X tentang orang berinisial M.
Di sini saya mau menjelaskan, bukan saya orang yang dituduhkan oleh beliau,” ujar Mohan, dikutip Kompas.com, Senin (9/2/2026).
Mohan menyebut, tuduhan yang beredar telah berdampak besar terhadap dirinya, keluarganya, serta brand yang ia bangun.
“Karena narasinya sudah beredar dan berefek ke saya, ke brand saya, terutama ke keluarga saya. Padahal tuduhan yang dituduhkan itu tidak saya lakukan,” katanya.
Ia menegaskan seluruh tudingan tersebut tidak berdasar dan merugikan banyak pihak. Mohan pun menyatakan akan menggelar konferensi pers untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.
“Intinya semua tuduhan ini adalah tuduhan yang tidak berdasar dan akan saya luruskan besok di konferensi pers jam 8,” ucapnya.
Putus Kerja Sama
Menyusul tersebarnya dugaan pelecehan seksual tersebut, beberapa pihak memilih untuk mengambil sikap tegas, salah satunya Shira Media.
Sebagai penerbit yang menerbitkab buku Mohan Hazian, Shira mengunggah pernyataan sikap.
Shira memutuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas komersial buku Mohan, termasuk menyetop rencana pencetakan ulang, distribusi, promosi, dan kemungkinan kerja sama di masa mendatang.
"Kami mendukung proses penanganan dan investigasi yang transparan, adil, dan berpihak pada korban, sehingga hak-hak korban sepenuhnya terpenuhi," ujar Shira dalam pernyataan, dikutip pada Selasa (10/2/2026).
(Kompas.com/TribunTrends.com)