TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Kalimantan Utara ( Kaltara ) sering mendadak berubah.
Terkadang hujan, terkadang panas.
Melihat kondisi ini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) menyebut kondisi cuaca di Provinsi Kaltara saat ini tergolong dinamis, dengan peluang hujan dan kering yang hampir seimbang atau 50:50.
Kepala BMKG Stasiun Tanjung Harapan, Haris, menjelaskan bahwa kondisi tersebut sangat bergantung pada posisi jalur sistem cuaca di wilayah utara maupun selatan Indonesia, serta pengaruh cuaca lokal yang cukup dominan di Kaltara.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Provinsi Kalimantan Utara Hari Ini, 4 Daerah Diguyur Hujan
“Kalau jalurnya berada di utara atau selatan Indonesia, dampaknya ke Kaltara bisa berbeda-beda.
Bisa membawa limpahan uap air, sehingga wilayah kita menjadi sangat basah
Tetapi bisa juga justru menarik uap air menjauh, sehingga kita mengalami kondisi kering selama satu hingga dua pekan,” kata Haris, Selasa (10/2/2026).
Menurutnya, kondisi hujan dan kering yang silih berganti dalam waktu relatif singkat tersebut masih tergolong wajar.
“Ini masih normal.
Yang menjadi tidak wajar itu, ketika ada fenomena lain yang menyertainya
Misalnya limpahan uap air bersamaan dengan pasang laut atau faktor lain, sehingga memicu kondisi ekstrem,” jelasnya.
Meski kondisi cuaca sering beru-ubah secara singkat, namun pihak BMKG Tanjung Harapan memastikan bahwa ini bukan fenomena pancaroba.
“Kita tidak menyebutnya pancaroba.
Untuk prediksi kami, justru kecenderungannya lebih ke arah kering, terutama pada periode Januari hingga Februari,” sebutnya.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut tidak merata di seluruh wilayah Indonesia.
“Secara umum Indonesia cenderung kering, tetapi di tingkat lokal, seperti Kaltara, Kalteng, Kalbar, bisa muncul pola cuaca yang unik karena perpaduan dengan cuaca lokal,” ujarnya.
Ia mencontohkan wilayah pesisir seperti Tarakan dan Tanjung Selor, yang sangat dipengaruhi angin darat dan angin laut.
“Meski secara nasional diprediksi kering, di Tarakan misalnya, hujan masih bisa terjadi beberapa hari karena pengaruh lokal,” tambahnya.
Terkait kondisi cuaca yang cepat berubah, seperti hujan tiba-tiba lalu panas terik atau sebaliknya, Haris menyebut hal tersebut murni fenomena lokal.
“Itu pengaruh angin darat dan angin laut.
Di wilayah pesisir, kondisi seperti ini wajar terjadi,” jelasnya.
Meski bersifat lokal, hujan lebat tetap berpotensi terjadi dalam skala kecil namun intens.
“Dalam istilah teknis, awan Cumulonimbus bisa terkumpul di satu area yang tidak luas, tapi curah hujannya sangat lebat dan bisa masuk kategori ekstrem,” tandasnya.
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca BMKG di Kalimantan Utara, 5 Daerah Potensi Hujan Malam Ini
Empat daerah yang potensi diguyur hujan menurut BMKG, yakni Kabupaten Bulungan, Malinau, Nunukan, dan Tana Tidung.
BMKG sebut Bulungan potensi hujan sekira pukul 17.00 WITA dan 20.00 WITA malam ini.
Di Nunukan, hujan potensi mengguyur dini hari nanti sekira pukul 02.00 WITA dan 05.00 WITA.
Sementara di Malinau, BMKG sebut potensi hujan pukul 23.00 WITA malam ini, serta 02.00 WITA dan 05.00 WITA dini hari nanti.
Di Tana Tidung, hujan juga potensi mengguyur pada pukul 23.00 WITA malam ini, serta 02.00 WITA dan 05.00 WITA dini hari nanti.
Sebagai informasi, update prakiraan cuaca di Provinsi Kaltara ini bersumber dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) Stasiun Meteorologi Kelas III Juwata.
Data prakiraan cuaca Provinsi Kalimantan Utara hari ini, dikutip dari Instagram resmi BMKG Tarakan @bmkgtarakan
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Juwata, Tarakan, beralamat di Jl Mulawarman, Bandara Juwata Tarakan, Kaltara.
BMKG merupakan lembaga pemerintah non-kementerian di Indonesia yang bertugas untuk mengamati dan menganalisis soal cuaca (meteorologi), iklim (klimatologi), hingga geofisika seperti gempa bumi dan tsunami.
Pantauan TribunKaltara.com pukul 09.50 WITA pagi ini di Bulungan, Kaltara, cuaca tampak cerah berawan.
Update prakiraan cuaca ini berlaku Selasa, 10 Februari 2026 pukul 08.00 WITA.
Cuaca didominasi berawan
Suhu udara berkisar antara 24–30 °C.
Kecepatan angin sekitar 7 km/jam.
Cuaca berawan hingga hujan ringan.
Suhu udara berkisar antara 24–32 °C.
Kecepatan angin sekitar 4 km/jam.
Cuaca berawan dengan potensi hujan ringan.
Suhu udara berkisar antara 23–32 °C.
Kecepatan angin sekitar 6 km/jam.
Cuaca berawan dan hujan ringan.
Suhu udara berkisar antara 20–28 °C.
Kecepatan angin sekitar 2 km/jam.
Cuaca berawan dengan potensi hujan ringan.
Suhu udara berkisar antara 23–30 °C.
Kecepatan angin sekitar 4 km/jam.
(*)
Penulis : Desi Kartika