Sekwan Renaldi Peringatkan Jajaran, Singgung Perkara SPPD Fiktif
Firmauli Sihaloho February 10, 2026 12:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sekretaris DPRD Provinsi Riau, Renaldi, memberikan peringatan tegas kepada seluruh jajaran di lingkungan Sekretariat DPRD Riau agar tidak mengulangi persoalan-persoalan sebelumnya kasus SPPD fiktif yang pernah terjadi. 

Ia menekankan pentingnya menyelesaikan masalah secara tuntas tanpa menciptakan masalah baru.

Renaldi mengaku, peringatan tersebut disampaikannya pada hari pertama ia bertemu langsung dengan para pegawai di Sekretariat DPRD Riau. Meski belum sepenuhnya memahami kondisi internal, ia menegaskan pesan-pesan utama telah ia sampaikan dengan harapan situasi di kantor tetap berjalan baik dan kondusif.

"Semua pesan itu insya Allah sudah saya sampaikan. Hal-hal yang menjadi persoalan di Sekwan ini jangan sampai terulang lagi,"ujarnya.

Ia menegaskan, pada tahap awal ini dirinya belum bisa langsung mengambil kebijakan besar karena masih perlu memahami situasi secara menyeluruh. 

Menurutnya, diperlukan proses dan waktu untuk mengenali persoalan yang ada, termasuk kebijakan-kebijakan yang harus diambil ke depan. "Ini kan baru saya bertemu dengan kawan-kawan di Setwan ini. Yang jelas sudah saya peringatkan, jangan sampai terulang persoalan yang sama di Dewan ini,"ujar Renaldi.

Baca juga: Riau Catat 104 Hotspot, Bengkalis dan Pelalawan Masih Mendominasi

Baca juga: Merokok Saat Berkendara Termasuk Pelanggaran, Polisi di Riau Tindak Pelaku Dalam Operasi Keselamatan

Renaldi mengibaratkan, setiap manusia bisa saja melakukan kesalahan, namun kesalahan yang sama tidak seharusnya diulang. Ia berharap seluruh jajaran Sekretariat DPRD Riau tidak lagi meneruskan praktik-praktik bermasalah yang pernah terjadi sebelumnya.

Selain itu, Renaldi menegaskan dirinya akan berupaya mencari tahu celah-celah yang selama ini menjadi sumber terjadinya masalah.

Setelah celah tersebut teridentifikasi, ia berkomitmen menutupnya agar persoalan serupa tidak kembali muncul.

"Begitu saya sudah bisa menganalisa dan menilai, celahnya di mana, persoalannya apa, tentu saya harus berusaha menutup celah itu,"tegas mantan pejabat Bengkalis ini.

Ia juga menyampaikan penugasan sebagai Sekwan DPRD Riau merupakan amanah langsung dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau.

Karena itu, ia memastikan tugas-tugas kedewanan serta kegiatan pimpinan daerah harus tetap berjalan dengan baik.

Terkait dugaan kasus SPPD fiktif yang sempat mencuat, Renaldi memastikan akan terus memantau proses yang sudah berjalan. Menurutnya, secara organisasi perangkat daerah (OPD), persoalan tersebut tetap menjadi tanggung jawab Sekretariat DPRD.

"Karena secara OPD itu tetap menjadi tanggung jawab Sekwan. Artinya saat ini saya ditugaskan sebagai Sekwan, itu juga bagian dari progres yang harus saya perhatikan supaya tidak jalan di tempat," jelasnya.

Renaldi menegaskan prinsip yang akan ia pegang selama menjabat adalah menuntaskan setiap persoalan dengan cara yang benar. Ia mengingatkan agar jangan sampai menutup satu masalah dengan menciptakan masalah baru.

"Ada istilah saya, jangan sampai menutup suatu lubang dengan cara menggali lubang baru. Kalau begitu, persoalan tak akan pernah selesai,"tegasnya.(tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.