TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Bupati Kubu Raya, Sujiwo menegaskan komitmen pemerintah daerah agar terus memperkuat peran Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dalam pembangunan manusia.
Untuk itu, ia juga mendorong kemandirian organisasi keagamaan.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Tarhib Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pengurus Daerah BKMT Kabupaten Kubu Raya di Gedung Dakwah Khodijah, Jalan Angkasa Pura II, Kecamatan Sungai Raya, Senin 9 Februari 2026, kemarin.
Sujiwo menyampaikan pertemuan bersama BKMT merupakan kali ketiga sejak dirinya menjabat Bupati Kubu Raya.
Ia pun mengapresiasi kehadiran pengurus daerah hingga cabang yang dinilai menjadi kekuatan penting dalam membangun masyarakat dari sisi spiritual maupun sosial.
• Musorkab V Ditunda, Ketua TPP Caketum KONI Kubu Raya Sampaikan Klarifikasi
“Ini kali ketiga selama saya menjabat bupati ada pertemuan khusus dengan BKMT. Yang hadir teman-teman pengurus daerah dan pengurus cabang,” katanya.
Dirinya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam dua tahun terakhir telah mengalokasikan anggaran hibah bantuan sosial yang cukup besar bagi majelis taklim. Pada APBD 2025 dan 2026, total bantuan yang disalurkan mencapai hampir Rp9 miliar.
“Alhamdulillah dua tahun APBD ini, 2025 dan 2026, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bisa menganggarkan hampir Rp9 miliar, tepatnya Rp8,8 miliar, untuk bantuan hibah bansos kepada Majelis Taklim Permata, pengurus cabang, dan pengurus daerah,” jelasnya.
Untuk itu, Sujiwo berharap agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, bahkan dapat dikembangkan menjadi dana produktif yang memberi manfaat berkelanjutan bagi kegiatan keagamaan maupun pemberdayaan masyarakat.
“Pesan saya kepada seluruh penerima bantuan hibah bansos, agar dimanfaatkan sebaik mungkin. Syukur-syukur dana bantuan itu menjadi dana yang produktif,” pungkasnya.
Sujiwo menegaskan perhatian pemerintah terhadap BKMT bukan semata dukungan pada kegiatan dakwah, melainkan juga bagian dari strategi percepatan pembangunan nonfisik, khususnya pembangunan manusia. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!