TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Universitas Terbuka (UT) Purwokerto menggelar Seminar Akademik dalam rangka Wisuda Daerah Periode I Tahun 2026 pada Senin, 9 Februari 2026.
ini dilaksanakan di Aula Kantor UT Purwokerto dengan melibatkan ratusan calon wisudawan dan wisudawati.
Seminar ini mengusung tema besar “Transformasi Makna Pendidikan Tinggi Terbuka: Menyatukan Responsibilitas SDM dan Akses Ilmu Berkelanjutan”.
Tema tersebut dipilih untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi di era digital.
UT ingin menegaskan peran strategis pendidikan terbuka dalam memperluas akses ilmu.
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus perayaan akademik bagi lulusan UT Purwokerto.
Acara dimulai sejak pagi hari dengan registrasi peserta seminar.
Setelah itu, kegiatan dibuka dengan video company profile UT Purwokerto.
Baca juga: UT Purwokerto dan Momentum Pendidikan Digital: Dari Lokal ke Penghargaan Nasional
Peserta juga diajak membuat konten kreatif TikTok bersama panitia. Suasana semakin meriah saat pimpinan UT memasuki aula diiringi dance jingle UT.
Seluruh hadirin kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne UT, dan Mars UT. Rangkaian ini mencerminkan semangat kebangsaan dan identitas kampus terbuka.
Direktur UT Purwokerto dalam sambutannya menekankan pentingnya transformasi digital yang inklusif.
Ia menyampaikan bahwa UT terus melayani jutaan mahasiswa dari Aceh hingga Papua.
UT hadir sebagai solusi pendidikan fleksibel tanpa batas ruang dan waktu.
Sistem pembelajaran UT memadukan modul cetak dan digital.
Tutorial online dan tatap muka menjadi kekuatan utama UT. Semua ini bertujuan memastikan pendidikan tinggi dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
UT saat ini menuju World Class University
Hal itu dilakukan melalui peningkatan publikasi internasional. UT aktif menjalin kolaborasi global dengan berbagai universitas dunia.
Teknologi pembelajaran berbasis AI terus dikembangkan. Proses digitalisasi pembelajaran dibuat adaptif dan personal. Upaya ini meningkatkan daya saing lulusan UT di dunia kerja global.
Sebagai bagian dari UT, UT Purwokerto memperluas layanan akademik. Tutorial online dan webinar diperkuat untuk menjawab kebutuhan Gen Z.
Baca juga: Prof Ojat Darojat: Lulusan UT Purwokerto Kekuatan Besar Menuju Indonesia Emas 2045
Kapasitas tutor dan dosen pendamping terus ditingkatkan. Layanan akademik menjangkau lebih banyak komunitas. Program pembimbingan karier dikembangkan secara sistematis.
UT Purwokerto ingin menjadi tempat membangun karakter dan tujuan hidup mahasiswa.
Seminar ini menghadirkan dua narasumber nasional. Prof. Ojat Darojat membahas transformasi digital dan inklusivitas.
Andy F. Noya membawakan tema pendidikan bermakna di era digital. Kedua narasumber memberi perspektif berbeda namun saling melengkapi.
Diskusi berjalan interaktif dan inspiratif. Peserta mendapatkan wawasan tentang peran lulusan di tengah perubahan zaman.
Dialog bersama pimpinan UT juga menjadi bagian penting acara.
Peserta diberi ruang bertanya langsung kepada pimpinan. Isu kesiapan karier menjadi topik yang banyak dibahas.
Transformasi digital menjadi sorotan utama. Inklusivitas akses pendidikan menjadi komitmen bersama. Diskusi ini memperkuat posisi UT sebagai kampus rakyat.
Direktur UT Purwokerto mengapresiasi perjuangan para calon wisudawan.
Baca juga: Pesan Andy F Noya di UT Purwokerto: Temukan Lentera Jiwa dan Passion
Mereka berasal dari latar belakang yang beragam. Banyak yang bekerja sambil kuliah. Ada pula yang tinggal di daerah terpencil.
UT menjadi jembatan bagi mereka meraih gelar sarjana. Ini membuktikan bahwa pendidikan tinggi adalah hak semua orang.
UT Purwokerto berharap lulusan mampu menjadi agen perubahan.
Mereka diharapkan membawa nilai kemanusiaan. Kompetensi digital harus diimbangi etika sosial.
Lulusan UT diharapkan berkontribusi bagi masyarakat. Tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter. Pendidikan harus bermakna dan berdampak.
Seminar ini ditutup dengan semangat optimisme. Wisuda menjadi titik awal perjalanan baru.
UT Purwokerto berkomitmen terus melayani masyarakat. Pendidikan terbuka akan semakin relevan di masa depan. Transformasi digital harus tetap berkeadilan. UT hadir sebagai rumah belajar sepanjang hayat. (adv)