Jelang Ramadan, Kapolri Perintahkan Polisi Jaga Harga Sembako dari Penimbunan dan Permainan Pasar
valencia frida varendy February 10, 2026 06:11 PM

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran Polri untuk mengawasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok penting menjelang bulan Ramadan.

Instruksi itu disampaikan Sigit saat rapat pimpinan Polri di TMII, Jakarta Timur. 

Ia menegaskan, potensi kenaikan harga bahan pokok kerap terjadi menjelang Ramadan sehingga perlu pemantauan ketat agar harga tetap terkendali.

"Kemudian itu juga menjadi pembahasan kami agar selama bulan Ramadan, se-optimal mungkin kita jaga agar harga-harga khususnya 9 bahan pokok bisa kita jaga," kata Sigit.

"Itu juga menjadi salah satu yang kami bahas karena memang kita menyadari bahwa di setiap mendekati bulan Ramadan, kecenderungannya ada potensi harga meningkat," ujarnya.

Kapolri meminta Satgas Pangan Polri bersinergi dengan kementerian terkait untuk mencegah penimbunan dan permainan harga oleh pihak tidak bertanggung jawab, khususnya pada sembilan bahan pokok.

Sejalan dengan itu, Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono memimpin rapat koordinasi nasional Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan atau Satgas Saber 2026.

Satgas ini dibentuk untuk memastikan ketersediaan pangan aman, cukup, dan harga tetap stabil menjelang Imlek, Ramadan, hingga Idul Fitri 2026.

Pengawasan dilakukan serentak di seluruh Indonesia, mencakup produsen, distributor, hingga pedagang eceran. 
Komoditas yang diawasi antara lain beras, daging, telur, bawang, cabai, minyak goreng, dan gula.

Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas namun menjadi langkah terakhir. 

Selain itu, Satgas juga membuka kanal pengaduan masyarakat terkait pelanggaran harga dan mutu pangan.

Pemerintah berharap, penguatan Satgas Saber mampu menjaga pasokan dan harga pangan tetap terjangkau selama hari besar keagamaan nasional 2026. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.