Aktivitas Kegempaan Burni Telong Bener Meriah Melandai, Warga Tetap Diminta Jauhi Kawah
Mawaddatul Husna February 10, 2026 08:49 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

TribunGayo.com, REDELONG - Aktivitas kegempaan di gunung api Burni Telong Kabupaten Bener Meriah terpantau mulai menunjukkan tren penurunan dalam beberapa waktu terakhir. 

Meski kegempaan menurun, tapi gunung yang terletak di Kecamatan Timang Gajah tersebut masih bertahan pada Level II (Waspada).

Petugas pengamat Gunung Burni Telong, Suwardi Putra, mengatakan jika dalam pengamatan periode 9 Februari 2026, kondisi vulkanik di lapangan masih terpantau fluktuatif.

Dalam kurun waktu 24 jam, tercatat terjadi tiga kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 6-14 mm.

Lalu satu kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 48 mm, serta dua kali gempa tektonik jauh. 

Maka secara visual, puncak gunung terkadang terlihat jelas hingga tertutup kabut.

"Kondisi visual masih aman, dan diatas puncak gunung juga belum terlihat kepulan asap yang keluar dari kawah utama," ujarnya Selasa (10/2/2026).

Suwardi lalu menjelaskan bahwa meskipun intensitas gempa melandai, situasi belum sepenuhnya dinyatakan aman.

"Patuh kita bersyukur atas penurunan aktivitas, terkait evaluasi bulanan kita masih menunggu, dijadwalkan terbit pada pertengahan bulan ini," bebernya.

Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada

Selanjutnya, Suwardi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, sembari berharap agar aktivitas terus menurun sehingga status gunung dapat segera kembali ke level normal.

​Sebagai langkah antisipasi, pihaknya mengeluarkan sejumlah rekomendasi ketat bagi masyarakat setempat maupun para pendaki. 

Dimana warga tetap dilarang mendekati area kawah aktif dalam radius 3 kilometer untuk menghindari potensi bahaya. 

Selain itu, masyarakat diminta menjauhi area lubang gas belerang (fumarola dan solfatara), terutama saat cuaca mendung atau hujan, guna menghindari risiko keracunan akibat akumulasi gas berbahaya. 

"Terpenting masyarakat harus selalu mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya. (*)

Baca juga: Tak Hanya Hunian, TNI Pastikan Pasokan Air Bersih bagi 204 KK Korban Bencana di Bener Meriah

Baca juga: Jaga Kekhusyukan Jelang Ramadan, Satlantas Bener Meriah Amankan Aksi Balap Liar

Baca juga: Mahasiswa USK Lakukan KPM di Lampahan Timur Bener Meriah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.