Satu Tahun Pram-Doel, DPRD Hingga Pemuda Ingatkan Pentingnya Kolaborasi Jakarta
Ferdinand Waskita Suryacahya February 10, 2026 10:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) menggelar diskusi publik bertajuk "Satu Tahun Kepemimpinan Pram-Doel: Pencapaian dan Tantangan".

Dalam diskusi yang digelar di Aula PDS HB Jassin, Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur legislatif, eksekutif dan pemuda.

Mereka yakni Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani dan Basri Baco; Kepala BP BUMD DKI JAKARTA, Syaefuloh Hidayat; perwakilan dari Badan Kesbangpol DKI Jakarta, Muhammad Matsani, serta Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim.

SATU TAHUN PRAM-DOEL. Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) menggelar diskusi publik di TIM, Cikini, Jakarta Pusat bertajuk "Satu Tahun Kepemimpinan Pram-Doel" yang dihadiri sejumlah tokoh, baik dari eksekutif dan legislatif, Selasa (10/2/2026). TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA (TribunJakarta/Elga Hikari Putra)

Penilaian Realistis

Chico mengatakan, satu tahun kepemimpinan Pram-Doel tentu sudah ada yang dilakukan atau direalisasikan.

"Tentunya kita harus jernih bisa melihat kemajuan-kemajuan ini. Apakah ada kekurangan? Pasti ada. Apakah ada yang seharusnya bisa diselesaikan lebih cepat lagi? Pasti ada. Tentu ini menjadi evaluasi," kata Chico, Selasa (10/2/2026).

Politisi PDIP itu menegaskan, keberhasilan-keberhasilan Pram-Doel tentu juga tidak terlepas dari peran Legislatif. 

Sebab, DPRD juga menjadi bagian bagian dari pemerintahan daerah.

"Artinya semua kebijakan yang dilakukan, baik yang positif maupun membangun masyarakat kita, selalu mendapat dukungan dari teman-teman dewan di DPRD," kata Chico.

Terlalu Dini Nilai Satu Tahun

Sementara itu,Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani menilai masih terlalu dini jika menilai pemerintahan dalam satu tahun.

“Kalau saya pribadi, satu tahun ini masih waktu yang relatif singkat untuk langsung mengevaluasi secara mkepenyeluruh. Proses pemerintahan tentu membutuhkan waktu,” ujar Rany.

Meski demikian, politisi Gerindra itu mengapresiasi sejumlah program yang telah dijalankan serta respons cepat pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai persoalan. 

Banjir dan Macer Tantangan Utama

Rany pun memahami jika persoalan klasik seperti banjir dan kemacetan masih menjadi tantangan besar.

“Permasalahan banjir dan macet itu bukan hal yang mudah. Mau siapa pun gubernurnya, tidak gampang melawan alam. Ini harus menjadi concern kita bersama, apalagi Jakarta juga harus berkolaborasi dengan kota-kota di sekitarnya,” katanya.

Rany berharap ke depan kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta semakin terlihat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dialog Publik Penting

Terkait peran pemuda, ia mengapresiasi inisiatif FPPJ dalam menghadirkan ruang dialog publik. 

Menurutnya, forum diskusi jauh lebih efektif dibandingkan penyampaian aspirasi yang bersifat konfrontatif.

“Daripada berteriak-teriak atau demo tanpa dialog, lebih baik kita duduk bersama, sharing, dan tukar pikiran. Dari forum seperti inilah sering muncul solusi yang bisa disampaikan ke Pemprov atau DPRD,” ujarnya.

Ia juga mengajak pemuda Jakarta untuk terus menyalurkan energi dan semangatnya ke kegiatan positif. 

“Daripada tawuran, lebih baik datang ke dialog-dialog publik agar punya wawasan lebih luas dan ikut berkontribusi membangun Jakarta,” tambahnya.

Sinergi Pemprov-DPRD

Hal senada disampaikan Basri Baco. Ia menilai bahwa jika ingin adil, satu tahun pemerintahan memang belum cukup untuk menyelesaikan berbagai persoalan besar di Jakarta. 

Baco menyebut sejumlah masalah utama masih ada, seperti kemacetan, banjir, sampah, polusi, pengangguran, hingga sektor pendidikan dan kesehatan.

Namun demikian, Basri menyoroti capaian positif dari sisi makro. 

“Pertumbuhan ekonomi Jakarta yang berada di atas rata-rata nasional menunjukkan adanya keselarasan, kesetaraan, dan kekompakan dalam menjalankan pemerintahan,” katanya.

Politisi Golkar itu juga mengapresiasi hubungan kerja yang dinilainya berjalan baik antara DPRD, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan jajaran SKPD. .

“Ini yang harus dijaga. Tentu ada evaluasi yang perlu segera diambil, tapi fondasi kerjanya sudah cukup baik,” ujarnya

Dua Peran BUMD

Kepala BP BUMD DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat memastikan, kinerja BUMD DKI Jakarta di tahun ini cukup bagus dengan dua peran utama yakni, menggerakan ekonomi dan penyediaan jasa atau layanan publik.

"Perolehan laba BUMD tahun lalu meningkat sangat signifikan. Sehingga, Pendapatan Asli Daerah melalui dividen juga bertambah," bebernya.

Jangan Hanya Bangun Fisik

Sementara itu, Ketua Umum FPPJ Endriansyah menegaskan, evaluasi satu tahun pemerintahan Pram-Doel tidak boleh hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari aspek koordinasi dan tata kelola pemerintahan.

Ia mencontohkan terkait persoalan banjir yang masih menjadi pekerjaan rumah di Jakarta.

"Banjir bukan persoalan musiman semata. Ia adalah ujian nyata atas sistem penanganan bencana dan kecepatan respons pemerintah daerah. Karena itu, banjir tidak bisa dipandang sebelah mata," tuturnya.

Ia menekankan pentingnya penguatan koordinasi antarperangkat daerah, penyempurnaan SOP penanganan bencana, serta komunikasi publik yang lebih terintegrasi.

Menurutnya, Jakarta membutuhkan sistem yang bekerja sebagai satu kesatuan, bukan berjalan secara terpisah-pisah.

"Forum diskusi ini bukan untuk mencari siapa yang salah, tetapi untuk melihat apa yang sudah berjalan baik, apa yang perlu diperbaiki, dan bagaimana pemuda bisa menjadi bagian dari solusi," jelasnya.

Pemuda Ingin Dilibatkan

Endriansyah juga menegaskan pemuda Jakarta ingin dilibatkan sebagai mitra kritis dalam pembangunan kota. 

"Ini kontribusi nyata untuk menyempurnakan perjalanan kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno ke depan, agar semangat Jakarta Menyala benar-benar terasa dalam kehidupan sehari-hari warga," kata Rian.

BERITA TERKAIT

  • Baca juga: Pramono Anung Ungkap Strategi Tekan Harga Cabai dan Minyak Jelang Ramadan
  • Baca juga: Jakarta Terbuka bagi Pendatang Usai Lebaran, Pramono Ingatkan Soal Skill dan Kesiapan Kerja
  • Baca juga: Tragedi Pelajar Tewas di Matraman, Pramono Instruksikan Penutupan Seluruh Jalan Berlubang di Jakarta
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.