SOSOK Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Surabaya Mantan Wartawan Harian Surya Yang Meninggal 
Wiwit Purwanto February 10, 2026 11:32 PM

 

SURYA.co.id SURABAYA - Diketahui, Adi Sutarwijono meninggal dunia pada hari Selasa (10/02/2026) pukul 20.36 di Rumah Sakit MRCCC Jakarta.

Lantas, seperti apa profil Adi Sutarwijono?

Profil Adi Sutarwijono

Dominikus Adi Sutarwijono lahir di Blitar pada 4 Agustus 1968.

Anak dari seorang guru sekolah dasar (SD) ini tak pernah bermimpi menjadi Ketua DPRD Surabaya

Perjalanan Cak Awi dimulai selepas SMA, Adi memilih merantau ke Surabaya menimba ilmu Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga (Unair).

Baca juga: Kronologi Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Meninggal, PDIP Jatim: Kami Sangat Kehilangan 

Sebagai mahasiswa Ilmu Politik, Cak Awi aktif dalam organisasi kemahasiswaan.

Pada 1993, Cak Adi yang baru lulus kuliah kemudian terjun sebagai wartawan. 

Kenal Dunia Politik

Di situlah, ia lebih mengenal dunia politik. 

Ia berkarir sebagai wartawan Harian Surya (Kompas Gramedia) selama lima tahun. Kemudian, pindah ke majalah Tempo dengan kurun waktu yang sama.

Berbekal pengalaman tersebut, alumnus SMAN 1 Blitar ini percaya diri untuk bergabung bersama PDI Perjuangan pada akhir 2003.

Baca juga: BREAKING NEWS : Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang

Pada Pemilu 2004, ia mencoba peruntungan maju sebagai calon legislatif.

Namun, keberuntungan belum berpihak kepadanya.

Pada Pemilu 2009, Cak Awi didorong untuk kembali menyalonkan diri.

Tekadnya sudah bulat untuk menjadi seorang wakil rakyat. Pemilu pertama yang menganut sistem perolehan suara terbanyak itu menggagalkan tekadnya, Ia kembali menelan pil pahit.

Tiga tahun berikutnya, ia mendapatkan durian runtuh. Dia berhak menjadi anggota dewan DPRD Surabaya atas Pergantian Antar Waktu (PAW).

"Saya akhirnya jadi anggota dewan karena PAW," kata Cak Awi saat itu.

Periode berikutnya, pada 2014 Adi kembali maju sebagai anggota legislatif.

Pada pemilu 2019, ia kembali terpilih.

Ia tak percaya mendapat amanat besar dari partainya untuk memimpin DPRD.

Tak berhenti di situ saja, Megawati bahkan mempercayainya sebagai Ketua DPC PDIP Kota Pahlawan menggantikan Whisnu Sakti Buana.

Padahal Whisnu adalah Wakil Wali Kota Surabaya sekaligus anak dari Soetjipto, tokoh PDI Perjuangan.

Dicopot

Selain mencopot Awi, sapaan akrab Adi, PDIP juga mencopot Wakil Sekretaris Achmad Hidayat. 

Keputusan tersebut diumumkan setelah DPD PDIP Jatim menggelar rapat tertutup di Kantor DPD Jalan Raya Kendangsari Surabaya, Jumat (2/5/2025). 

Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Jatim Budi Sulistyono Kanang. 

Sebagai informasi, Awi adalah Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya yang telah menjabat sejak 2019 lalu. 

Saat ini, Awi juga duduk sebagai Ketua DPRD Surabaya. 

Sebelumnya dikabarkan Ketua DPRD Surabaya yang juga politisi PDIP Adi Sutarwijono meninggal dunia, Selasa (10/2/2026) malam sekitar 20.36 WIB di Jakarta. Selama beberapa hari terakhir, Cak Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono memang dikabarkan tengah dirawat secara intensif. 

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Daniel Rohi saat dikonfirmasi membenarkan kabar duka tersebut. "Kami sangat berduka atas berpulangnya Mas Adi Sutarwijono," kata Daniel kepada SURYA.co.id 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.