TRIBUNTRENDS.COM - Musisi dan kreator konten Reza Arap akhirnya angkat bicara menanggapi tudingan miring yang menyebut dirinya memanfaatkan kepergian sang kekasih, Lula Lahfah, demi meraih simpati publik.
Tuduhan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan memantik reaksi dari berbagai pihak.
Isu ini mencuat setelah sebuah unggahan di platform X dari akun @itsurboihyl viral.
Dalam cuitannya, akun tersebut menuding adanya seorang influencer yang diduga menjadikan kematian pasangan sebagai bahan konten untuk mendongkrak engagement.
Unggahan itu kemudian dikaitkan dengan Reza Arap oleh warganet.
Menanggapi hal tersebut, Reza Arap memberikan klarifikasi melalui akun X pribadinya, @yourbae.
Baca juga: Simpan Banyak Foto, Alasan Reza Arap Tak Umbar Kenangan Bareng Lula Lahfah: Cobain jadi Saya Sehari
Ia membantah keras anggapan bahwa dirinya menjadikan duka sebagai komoditas.
Menurut Reza, jika tujuan utamanya adalah mengejar angka, ia justru memiliki banyak materi pribadi yang bisa dimanfaatkan sejak hari pertama kepergian Lula.
Namun, pilihan itu tidak ia ambil. Reza menyebut dirinya sengaja menahan diri untuk tidak mengunggah memori pribadi, termasuk menolak berbagai tawaran wawancara dari media sejak hari kejadian.
"Komoditi hehe banyak sekali memori, foto, dan video yang bisa saya upload untuk mendapatkan angka alias engagement," tulis Reza Arap.
"Belum lagi meladeni wartawan dari hari-H sampai sekarang. Tapi semua itu tidak saya lakukan. Cobain jadi saya Mas. Sehari saja," sambungnya.
Reza juga menyinggung keputusannya tetap menjalankan siaran langsung “Marapthon” di tengah masa berkabung.
Ia menegaskan langkah tersebut bukan didorong oleh pencitraan, melainkan bentuk tanggung jawab profesional yang tidak bisa ia tinggalkan begitu saja.
Ia menambahkan bahwa keputusan-keputusan yang diambilnya berdampak langsung pada banyak orang yang bergantung pada operasional bisnis dan pekerjaannya.
"Tanggung jawab dan yang bergantung hidupnya dari keputusan saya itu bukan puluhan orang, Mas. Kalo bahas 'komoditi' ke yang lain aja," imbuhnya.
Melalui pernyataan tersebut, Reza Arap menegaskan posisinya sekaligus meminta publik untuk melihat situasi yang ia hadapi dari sudut pandang yang lebih utuh.
Di balik ketegarannya tetap bekerja, Reza Arap menyimpan kekaguman besar terhadap kepribadian Lula Lahfah semasa hidup.
Ia mengenang Lula Lahfah sebagai sosok yang sangat kuat dan tidak pernah mengeluh, terutama saat terlibat dalam proses syuting yang melelahkan.
Hal ini menjadi alasan mengapa Reza Arap menyebut kekasihnya itu memiliki tabungan amalan yang luar biasa.
"Pahalanya dia gede banget gila. Dia nggak pernah ngeluh loh. Coba dari syuting nggak ada dia ngeluh," ungkap Reza Arap.
Baca juga: Reza Arap Kritik Pemanfaatan Kematian Lula Lahfah: ‘Jangan Hanya Demi Engagement’
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Reza Arap mengungkap bahwa dirinya tidak pernah absen mendoakan Lula Lahfah.
Meskipun dirinya dikenal sebagai seorang non-muslim, Reza Arap secara terbuka mengaku rutin membacakan surat Al-Fatihah setiap hari untuk mendiang kekasihnya tersebut.
Pengakuan ini muncul saat ia menanggapi rekan-rekan dan netizen yang terus mengingatkannya untuk mendoakan almarhumah dalam siaran langsung.
Bagi Reza Arap, doa adalah cara paling personal yang bisa ia lakukan saat ini.
“Terima kasih udah diingetin terus-terusan, tapi gua Al-Fatihah setiap hari kok guys,” tandasnya.
Awkarin membongkar perlakuan Reza Arap di detik terakhir Lula Lahfah.
Ia membahas bagaimana sikap pasangan Lula Lahfah saat sang selebgram sedang menghadapi hari-hari terakhir.
Awkarin memberikan komentar mengenai kelakuan Reza Arap yang dinilai sangat dingin.
"Pasti sedih bgt ya hari-hari terakhir Lula boyfriendnya malah gamau ngobrol sama Lula," tulis Awkarin.
Unggahan ini menunjukkan bahwa komunikasi antara keduanya sempat tidak berjalan di saat-saat penting.
Komentar Awkarin ini sempat terlihat di media sosial sebelum akhirnya ia hapus.
(TribunTrends/TribunBogor)